http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Realisasi Keuangan APBD-P Kotawaringin Barat Tahun 2016 Masih Minim

MENARAnews, Pangkalan Bun (Kalteng) – Realisasi keuangan APBD-P (Perubahan) Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2016 masih tergolong minim karena baru menyentuh angka 67,82% atau sekitar Rp 600 milyar hingga 30 November 2016.

Menurut Plt. Bupati Kotawaringin Barat, Nurul Edy, masih minimnya realisasi keuangan APBD-P Kab. Kotawaringin Barat Tahun 2016 disebabkan oleh banyak hal, diantaranya pengurusan administrasi untuk pembayaran pekerjaan pembangunan daerah dan pengadaan barang/jasa belum dapat dilakukan karena oleh SKPD terkait walaupun pembangunan fisik telah selesai dilakukan dan pengadaan barang/jasa telah dilaksanakan.

“Padahal realisasi fisiknya telah mencapai 87,5%,” ujar Nurul Edy usai Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD Perubahan (TEPRA) Kab. Kobar (14/12).

Nurul Edy melanjutkan bahwa penyebab lain masih minimnya realisasi keuangan anggaran tersebut juga dikarenakan Dinas Keuangan dan Pendapatan Daerah (DKPD) Kab. Kobar tidak menyalurkan dana anggara bagi setiap program kerja SKPD, melainkan mempriortaskan terlebih dahulu program kerja yang harus didahulukan penyaluran dananya.
“Hal ini karena PAD kita hingga saat ini baru mencapai 80% dan transfer Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat masih tertunda sehingga DPKD membuat prioritas mana saja porgram kerja yang didahulukan penyaluran dana anggarannya,” katanya.

Meski demikian, dirinya optimis realisasi keuangan APBD-P Kab. Kotawairingin Barat di seluruh jajaran SKPD di Bumi Marunting Batu Aji (Sebutan Kab. Kotawaringin Barat) dapat menencapai 90% hingga akhir Desember 2016. Sementara itu, target untuk realisasi fisik hingga Akhir Desember 2016 harus mampu mencapai 95%. Hal ini bertujuan agar Kabupaten Kotawaringin Barat tetap menjadi 3 besar wilayah dengan realisasi APBD tertinggi untuk Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Kepala DKPD Kab. Kobar, M. Fauzi, mengungkapkan contoh SKPD yang realisasi keuangannya untuk APBD-P Kotawaringin Barat Tahun 2016 ini masih minim adalah Dinas PU dan Disdikpora. Penyebab masih minimnya realisasi keuangan Dinas PU ialah karena tertundanya transfer DAK dari Pemerintah Pusat senilai Rp 160 milyar.

“Disdikpora masih minim karena masih ada dana sertifikasi guru senilai Rp 14 milyar yang belum dibayar. Sebab, penilaian sertifikasi guru itu dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Nasional RI sehingga prosesnya membutuhkan waktu yang lama,” katanya. (Riz)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,694PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.