http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Rancangan KUA-PPAS APBD 2017 Kalteng Segera Dibahas

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Berdasarkan hasil laporan Rapat Kerja Gabungan Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng dengan Tim Pemerintah Daerah tentang pembahasan Nota Kesepakatan tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD tahun 2017, bahwa proyeksi struktur Rancangan APBD Provinsi Kalteng tahun 2017 yakni Pendapatan sebesar Rp.4,088 Triliun, Belanja Daerah sebesar Rp.3,986 Triliun dengan rincian Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar Rp.2,422 Triliun dan Belanja Langsung (BL) sebesar Rp.1,563 Triliun dan surplus Rp.102,625 Miliar.

Penjelasan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Nataliasih dalam rapat paripurna DPRD Kalteng yang dipimpin oleh Wakil DPRD Provinsi Kalteng, Baharudin Lisa dan dihadiri seluruh SKPD Provinsi Kalteng Jum’at (23/12) kemarin.

Nataliasih dalam sambutanya menyampaikan, untuk struktur pembiayaan. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp.62,364 Miliar, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.164,990 Miliar, Biaya Netto Rp.102,625 Miliar sehingga Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Rp.0

“Rancangan kebijakan nota kesepakatan tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementar (PPAS) APBD tahun 2017, total jumlah pagu belanja langsung dalam rancangan PPAS APBD 2017 sebesar Rp.1,563 Triliun,” jelas Nataliasih selaku juru bicara Komisi Gabungan DPRD Kalteng.

Dia menjelaskan, dalam pembahasan Komisi A, B, C, dan D DPRD Kalteng dengan SKPD Mitra Kerja, masih terdapat  program dan kegiatan di beberapa SKPD yang belum tertampung pada rancangan PPAS APBD murni tahun 2017.

Berdasarkan hal tersebut lanjutnya lagi, telah disepakati terdapat pergeseran anggaran internal dalam kegiatan SKPD, serta usulan-usulan pembahasan anggaran baik pada kegiatan yang sudah ada dokumen rancangan PPAS, maupun usulan kegiatan-kegiatan baru.

“Tentunya kegiatan yang sangat memerlukan dukungan tambahan  anggaran untuk pembiayaan program atau kegiatan yang sifatnya prioritas,” papar Nataliasih lebih dalam lagi.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Kalteng, P. Lantas Sinaga menyampaikan, APBD di Tahun 2017 yang direncanakan memang terjadi penurunan dibandingkan APBD di tahun 2016 yang mencapai angka sebesar Rp.4,3 Triliun.

“Itu karena terjadinya efesiensi dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah.red), makanya OPD sangat berpengaruh sekali terhadap peyusunan anggaran. Kita optimis pembangunan Kalteng kedepan semakin baik, asal Eksekutif dengan Legislatif bisa bekerjasama” tutup Sinaga.(arli)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,694PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.