http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pilkada Kobar, Masih Ada Paslon Belum Penuhi Kelengkapan Administrasi

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Setelah ditetapkanya lima pasangan calon (Paslon) pada tanggal 24 oktober 2016 kemarin untuk mengikuti tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun 2017, masih terdapat beberapa paslon yang masih belum menyerahkan sejumlah persyaratan adminiatrasi seperti surat pemunduran diri baik dari jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Anggota DPRD untuk diserahkan kepada penyelenggara Pilkada dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adapun paslon belum menyerahkan surat pemunduran diri yakni, paslon nomor urut 3 atas nama Hj.Nurhidayah yang sebelumnya anggota DPRD Kobar dan Ahmadi Riansyah sebelumnya menjabat anggota DPRD Kobar, paslon nomor urut 4 Desi Hercules sebelumnya menjabat DPRD Kobar dan Gusti Awaludin sebelumnya menjabat anggota DPRD Kobar serta terakhir paslon nomor urut 5 Yudie Junas sebelumnya menjabat ASN.

Dalam kegiatan Media Gethering terakhir di tahun 2016 yang dilaksanakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Banwaslu) Provinsi Kalteng, Ketua Komisioner Theopilus Y Anggen ditemani  Komisioner lainya yakni Lerry Bungas dan Eko Wahyu S menyampaikan sejumalah hasil pengawasan, termasuk perihal kelengkapan administrasi tersebut.

Diantaranya terkait tahapan pencalonan Pilkada 2017 di dua kabupaten, yakni Kabupaten Kobar dan Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Menyangkut persoalan pencalonan di Kobar, Theopilus menyampaikan, meski beberapa persayartan telah diserahkan, seperti dukungan partai politik, keterangan tidak pernah dipidana dan lain sebagainya oleh paslon.

” tetapi masih ada persyaratan yang masih tersisa, dimana jika hal tersebut tidak terpenuhi akan berpotensi menjadi sebuah permasalahan dan ini perlu kami informasikan meski sebelumnya sudah ada tindak lanjutnya dari kami,” jelas Theopilus Y Anggen jum’at (16/12) di Kantor Banwaslu Jl. Cempaka, Kota Palangka Raya.

Diasampaikanya, pihak Banwaslu Kalteng pada tanggal 13 Desember 2016 kemarin sudah membuat surat kepada Gubernur Kalteng perihal mengenai pemberitahuan terkait hal tersebut. Yang mana setelah dilakukan pengecekan sejak tanggal 5 desember sampai dengan 13 desember 2016 kemarin,  surat pemunduran diri dari paslon belum diserahkan ke KPU Kabupaten Kobar.

Berdasarkan pasal 68 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 9 tahun 2016, Bahwa penyampaian surat pemberhentian disampaikan paling lambat 60 hari setelah penetapan pasangan calon. Hal ini berarti, pada tanggal 23 Desember 2016 nanti, surat pemunduran diri sudah harus diserahkan ke KPU Kabupaten Kobar.

Apabila salah satu paslon yang bersangkutan belum menyerahkan persyaratan tadi, maka paslon dinyatakan gugur dan tidak boleh dilakukan pergantian. Lantas yang menjadi pertanyaanya, ujar Theopilus lebih dalam, siapa pejabat yang berwenang memutuskan hal tersebut?

“Khusus untuk anggota DPRD Kabupaten, itu adalah kewenangan Gubernur. Sedangkan untuk ASN atau PNS adalah pejabat pembina kepegawaian di Kabupaten, dalam hal ini yang berwenang dan berhak adalah Bupati Kabupaten Kobar,” paparnya kembali menambahakan.

Pihak Banwaslu Kalteng sangat menyangkan dan berharap, dikarenakan persoalan tersebut jangan sampai tidak terporses. Kalaupun ada kekurangan persyaratan dari paslon, akan lebih elok jika ada surat pemberitahuan dari pihak bersangkutan.(arli)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,689PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.