http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pembangunan Tugu Belido di BKB Tuai Pro Kontra

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Pembangunan tugu patung Belido di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang menuai pro dan kontra sejumlah pihak. Bahkan, tim Ahli Cagar Budaya Nasional berencana merobohkan Patung Belido. Apabila, proses pembangunannya tidak sesuai aturan yang ada dalam UU Cagar Budaya. Namun, menurut Sekretaris Umum Masyarakat Sejarah Indonesia Sumsel, Kemas AR Panji menilai pembangunan tugu Belido di BKB tidak menyalahi aturan.

Diungkapkan Panji saat dibincangi sejumlah Media mengatakan jika menurutnya, sah sah saja jika kawasan BKB yang merupakan cagar budaya di bangun tugu Belido selagi tidak mengganggu situs BKB itu sendiri.

”Kalaupun ingin dibangun sarana pendukung tidak boleh melebih dari bangunan utama. Artinya dari segi tinggi misalnya, kalau bangunan situs itu tingginya 2 meter, gedung yang baru itu tidak boleh lebih dari 2 meter atau menyamai,” ujar dia (6/12).

Dirinya juga sempat mencontohkan sebuah bangunan yakni Ampera Convention Centre (ACC) yang berada di kawasan BKB Palembang merupakan bangunan yang menyalahi aturan cagar budaya lantaran telah menutupi bangunan Museum Sultan Badaruddin II.

“Mohon maaf ya, Ampera Convention Centre itu menyalahi aturan sebenarnya. Mengapa karena bangunan itu menutupi museum,” jelas Panji.

Lain halnya dengan ACC, pembangunan tugu belido tidak menyalahi aturan. Menurutnya pembangunan tugu patung belido sama seperti bangunan air mancur di BKB.

“Menurut saya fungsinya tidak merusak, tapi memperindah. Dan itu perlu digaris bawahi. Sebenarnya tidak masalah. Kalau bermasalah jika bentuknya permanen dan menutupi bangunan situs dari BKB,” tukasnya sembari menegaskan jika kawasan BKB merupakan kawasan Cagar Budaya yang telah terdaftar.

Sebelumnya, ada pihak yang kontra terhadap rencana pembangunan Patung Belido di Kawasan BKB lantaran disinyalir melanggar Undang-Undang (UU) Cagar Budaya.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, Surya Helmi mengatakan, pihaknya berencana merobohkan Patung Belido. Apabila, proses pembangunannya tidak sesuai aturan yang ada dalam UU Cagar Budaya.

“Agar kawasan tersebut harus tetap terjaga. Jika melanggar UU, ya harus ditindak lanjuti,” terang dia ketika dikonfirmasi pada Senin (5/12) lalu.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengirimkan surat peringatan kepada Pemkot Palembang. Untuk mempertimbangkan kembali pembangunan patung belido.

Menurutnya, Kawasan BKB merupakan kawasan cagar budaya, sebagai satu-satunya benteng atau keraton yang masih utuh. Untuk itu, harus dijaga ke asliannya dan tidak boleh adanya pembangunan. Akan tetapi, segala renovasi dan revitalisasi harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jika memang peringatan tim cagar budaya tidak diindahkan, kami akan membongkar patung belido,” tutupnya. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,689PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.