http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Konflik Agraria di Sumut pada 2016 meningkat

MENARAnews, Medan (Sumut) – Kasus konflik agraria  di Sumut semakin meningkat pada tahun 2016. Dari semula 33 kasus di tahun 2015, menjadi 49 kasus pada  2016. Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers terkait Catatan Akhir Tahun di Sekretariat Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan Sumatera Utara (KontraS Sumut) pada Kamis, (29/12/2016).

Kepala Operasional KontraS Sumut, Amin Multazam, mengatakan bahwa kasus konflik agraria sudah masuk dalam tahapan mengkhawatirkan.

“Konflik agraria hari ini sudah sangat mengkhawatirkan. Hal ini tercermin dari jumlah konflik agraria yang meningkat dari tahun 2015”, ujar Amin yang didampingi M. Yusuf, Ali Isnandar dan Armalia selaku Staf KontraS.

Dari 49 kasus yang terjadi di tahun 2016, sebanyak 72 orang mengalami luka-luka, 1 orang meninggal dan 17 orang dikriminalisasi.  Hal ini menunjukkan bahwa persoalan agraria merupakan sebuah pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di Sumatera Utara.

Menurut Amin, salah satu penyumbang konflik agraria di Sumatera Utara yang mendapatkan perhatian khusus KontraS adalah konflik yang melibatkan PTPN II. Secara umum, konflik PTPN II bisa dikategorikan dalam 3 hal, yaitu Konflik terkait eks HGU PTPN II seluas 5.873,06 Ha, Non HGU/Kelebihan HGU dan didalam HGU.  Bahkan, sepanjang tahun 2016 tercatat ada 12 titik konflik yang melibatkan PTPN II dengan korban 30 orang luka dan 2 orang dikriminalisasi. Hal tersebut merupakan kasus yang terjadi mulai tahun 2012 sampai 2016 berjumlah 54 kasus dengan 185 korban luka dan 6 orang meninggal.

Selain permasalahan klasik berupa perebutan akses atas tanah, ketersediaan lahan untuk pengungsi Sinabung dan kebijakan relokasi yang gencar-gencarnya dilakukan oleh Pemko Medan.  Belum lagi kasus penggusuran penduduk dibantaran rel kereta api sepanjang jalan gaharu.

Berdasarkan berbagai kasus tersebut, KontraS mengharapkan kepada pemerintah untuk turut ikut serta dalam penyelesaian berbagai kasus agraria di Sumatera Utara.

“Kami dari KontraS Sumut mendesak pemerintah untuk mengkonsenkan diri terhadap konflik agraria ini. Karena jika tidak, permasalahan ini akan menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan tentunya yang sangat dirugikan  adalah masyarakat kecil”, tegas Amin. (kar)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,689PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.