http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Ganjar Akan Tutup Pabrik Semen Rembang Sesuai Putusan MA

MENARAnews, Semarang (Jateng) – Dikutip dari detik.com, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan izin yang keluar terkait pabrik semen di Rembang merupakan perubahan, bukan izin baru. Dirinya saat ini juga sedang berusaha mengambil langkah terkait keberadaan pabrik tersebut.

Ganjar menjelaskan, ia mengungkapkan penyesalannya karena tidak dapat menemui petani yang melakukan aksi jalan kaki sejauh 150 KM dari Rembang ke kantornya di Jl. Pahlawan Semarang hari Jumat (9/12/2016). Saat itu ia berada di Riau untuk menghadiri undangan KPK dalam acara Peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2016.

Menurutnya, ada kesalahpahaman dari pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menemui peserta aksi karena tidak menjelaskan secara rinci. Dampaknya, ia banyak dibilang bohong bahkan di-bully di media sosial.

“Persoalan ini menjadi besar karena miss informasi. Karena kawan-kawan (Pejabat Pemprov yang menemui peserta aksi) seperti ragu menjelaskan secara detil, atau tidak cukup waktu untuk menjelaskan semuanya,” kata Ganjar dalam siaran persnya, Minggu (11/12/2016).

“Tidak, saya tidak mengeluarkan izin baru (Semen Rembang). Surat Keputusan (baru) itu sebenarnya laporan RKL RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan/Rencana Pemantauan Lingkungan) rutin saja,” tambahnya.

Ganjar menjelaskan, PT Semen Indonesia dalam perjalanannya membangun pabrik mengubah beberapa hal seperti nama, area penambangan, area pengambilan air, perubahan jalan dan lainnya. Perubahan tersebut dilaporkan ke Pemprov Jateng.

Ganjar menegaskan addendum yang terbit 9 November 2016 tersebut bukan keputusan akhir terkait pabrik semen di Rembang. Sehingga belum ada keputusan pabrik akan berhenti atau jalan terus. Pihaknya juga baru menerima putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan peninjauan kembali izin lingkungan pabrik semen di Rembang pada 17 November 2016.

“Jadi bukan juga saya diam-diam menerbitkan izin baru. Sekali lagi addendum itu perubahan administrasi saja. Jadi ya memang tidak harus ada sosialiasi publik, regulasinya tidak mengatur itu. Lagipula addendum itu kan dibuka ketika peserta aksi menanyakan, dan boleh di-copy,” ungkap Ganjar.

“Jadi semen Rembang ini belum selesai. Saya belum mengambil keputusan atas putusan MA. Belum ada keputusan apakah pabrik akan jalan terus atau ditutup. Kita masih punya waktu 60 hari setelah putusan MA,” dirinya menegaskan.

Langkah selanjutnya yang akan diambil Ganjar yaitu melakukan pertemuan dengan berbagai pihak yang rencananya digelar pada Rabu (14/12) untuk kepastian sikap terhadap keberadaan pabrik semen di Rembang.

Nantinya akan dipastikan juga maksud dari putusan MA tersebut. Jika memang keputusannya harus menutup pabrik, maka Ganjar berjanji akan melakukannya. Jika dalam pertemuan tersebut masih ragu-ragu Ganjar menegaskan dirinya akan ke Jakarta dan bertanya langsung kepada MA.

“Misalnya, apakah putusan MA itu hanya membatalkan izin lingkungan, ataukah sekaligus menutup pabrik. Kalau MA putuskan menutup pabrik, maka saya sendiri yang akan menutup pabrik itu,” tegas Ganjar.

Artikel asli: https://news.detik.com/berita/3368780/penjelasan-gubernur-ganjar-soal-izin-pabrik-semen-di-rembang-pasca-putusan-ma

Editor: Noventar

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.