http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Beberapa Desa di Kapuas Belum Nikmati Pembangunan

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Ternyata dibeberapa desa di Kecamatan Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas, hingga saat ini masyarakat di daerah setempat belum merasakan dan menikmati adanya perhatian pemerintah daerah setempat dalam melakukan pembangunan di daerah itu, baik dari aspek insfrastruktur maupun dibidang pendidikan.

Hal ini terbukti saat anngota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, dari daerah pemilihan (Dapil) IV Berintho, belum lama tadi melakukan reses dalam daerah Dapil IV menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Dalam kunjungan wakil rakyat Dapil IV ini, di Desa Batu Sambung, Desa Sei Ringin dan Desa Tumbang Tukun, Kecamatan Pasak Talawang mengukapkan, bahwa masyarakat setempat saat ini jika ingin bepergian mengandalkan jalur darat, terpaksa mengandalkan jalur perusahaan Palngka Raya-Desa Durian Tambuk menuju Desa Batu Sambung. “Itupun, kalau tidak hujan,” ujarnya, kepada wartawan di Kantor DPRD Kapuas, Rabu (21/12).

Jika hujan, sambung dia, tentu becek dan tidak akan bisa dilewati kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Kemudian juga, tambah dia, jembatan di daerah setempat rata-rata hampir putus.

“Untuk jalannya dari pemerintah daerah yang sudah masuk ke dalam program kepala daerah itu, masih minim dan tidak dapat dilewati sama sekali. Begutu juga jembatannya hampir rata-rata putus,” katanya.

Anggota Komisi I ini mengukapkan, bahwa dari hasil reses dirinya di Desa Tumbang Tukun, masyarakat di daerah itu meminta supaya dibangunkan SMP satu atap. Pasalnya, kata dia, para siswa di daerah itu jika hendak kesekolah harus menggunakan kelotok/ kapal sungai menuju SMP Desa Sei Ringin, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

“Jadi ini juga menjadi harapan oleh kepala desa agar Dinas Pendidikan untuk dapat mempertimbangkan kembali. Ini juga yang saya perjuangkan nantinya,” ungkap legislator Partai NasDem ini.

Menurut Berintho, jika tidak ada jalur darat yang memadai dan tak layak, terus hanya mengandalkan jalur sungai sama dengan tidak ada kemajuan. “Sama saja seperti jama dahulu kala,” katanya.

Oleh karenanya, anggota Fraksi gabungan Partai Demokrat ini berharap, sebagaimana yang diamati bahwa visi dan misi daerah untuk masalah infrastruktur menjadi program prioritas dan nomor satu, namun masyarakat belum menikmati dan tidak merasa puas.

“Kalau pemerintah tidak sanggup membayar multiyears, ya harus tanggungjawab. Itu adalah hutang, dan harus kita tagih,” tegasnya.(kontributor)

Editor : Hidayat 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,702PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.