http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

7 Raperda Kalteng Disahkan, Ini Tanggapan Sejumlah Kalangan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dalam meningkatkan penyelenggaraan Pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan Rakyat Kalimantan Tengah, Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng akhirnya menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk disetujui sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Meski pembahasan sempat tertuda, dalam agenda pembahasan pada Masa Persidangan III Tahun Sidang 2016 diantaranya pembahasan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, Raperda tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 terselesaikan pada akhir agenda paripurna ke 20 tahun 2016.

Raperda terkait Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kalteng, Pembahasan Pemantapan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Kotawaringin Utara, dan Rancangan KUA-PPAS APBD Provinsi Kalteng 2017 juga sudah selesai.

Dalam agenda rapat paripurna akhir yang dilaksanakan, Kamis (29/12) malam sekitar pukul 21:30 wib di ruang rapat paripurna DPRD Kalteng Jl.S.Parman Kota Palangka Raya tersebut tidak hanya menyelesaikan  pembahasan terhadap tiga pokok Raperda produk Pemerintah Provinsi Kalteng saja.

Akan tetapi, dua Raperda Produk DPRD Kalteng yakni Raperda Inisiatif tentang Perlidungan Perempuan dan Anak di Kalteng, serta Raperda terkait Perlindungan Kesehatan hewan di Kalteng dapat di selesaikan sebelum akhir Desember tahun 2016. Dan selanjutnya seluruh Raperda tersebut akan diserahkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI untuk dievaluasi sebagai Perda.

Wakil Ketua DPRD Kalteng, Heri Setiawan selaku pimpinan rapat dalam pidatonya menyampaikan, DPRD Kalteng bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalteng telah melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan agenda pada Masa Perisidangan III Tahun Sidang 2016.

“Raperda tersebut telah disetujui oleh Anggota DPRD Kalteng untuk di sahkan menjadi Perda Provinsi Kalteng. Selanjutnya dengan telah diterimanya dan disetujuinya Raperda menjadi Perda, maka diminta kepada pihak eksekutif untuk sesegera mungkin mensosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Heriansyah.

Sosialisasi tersebut, dikatakanya dimaksudkan agar masyarakat dapat mengetahui memahai dan dapat melaksanakan ketentuan-ketentuan yang tetuang dan terkandung dalam Peraturan Daerah tersebut. Dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD Kaltemg juga telah melakukan rapat-rapat komisi kerja gabungan dan rapat dengar pendapat umum.

Hal tersebut tentunya dilakukan bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai mitra kerja, lembaga terkait maupun masyarakat. Terangnya Heriansyah kembali, merupakan hal yang wajar bila rapat-rapat DPRD terjadi perdebatan dan silang pendapat, tentu hal tersebut dalam rangka penyelesaian suatu masalah dan dinamika dalam berdemokrasi.

“Dimana kita harus bijak dalam mendengar dan menyimak setiap pandangan ataupun gagasan yang dikemukakan oleh Anggota Dewan yang pada saatnya akan menghasilkan keputusan terbaik dan berkualitas untuk kepentingan masyarakat juga serta demi kemajuan pembangunan di Provinsi Kalteng,” paparnya menambahkan.

Disisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalteng, Herson B. Aden berharap Raperda APBD tahun 2017 dan RPJMD yang disetujui dan disahkan menjadi Perda diharapkan dapat menjadi berkah bagi pembangunan Kalteng kedepanya.

“Dengan kerja keras semua pihak baik legislatif dan eksekutif yang samagat sinergi, maka APBD tahun 2017 dan RPJMD dapat diaelesaikan di tahun 2016. Semoga menjadi keberkahan bagi pembagunan menuju Kalteng berkah,” ujar Herson kepada Menaranews.com jum’at (30/12) di Palangka Raya.

Kepala Ombusman Republik Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah, Thoseng T.T Asang memberikan apreaiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kalteng yang telah bergarak cepat mennyusun dan mengesahkan produk daerah Kalteng.

“Kita yakin eksekutif dan legeslatif lebih mengutamakan kepentingan pelayanan publik untuk tujuan kesejahtetaan masyarakat Kalteng, yang terpenting adalah bagaimana program yang telah dituangkan dalam RPJMD dapat dilakasanakan dengan tepat,” ujar Thonseng.

Keberhasilan pelaksanaan program tersebut, dikatakannya, tentu saja tidak lepas dari pengawasan DPRD, stakeholder dan masyarakat. Pihaknya berkomitmen mengawasi dan mengawal program pemerintah pusat (NAWACITA) dan program pemerintah daerah serta akan melakukan intervensi dan suvervisi apabila ada pelayanan publik yang buruk serta maladministrasi dalam pelaksanaannya.

“Apabila pihak eksekutif melaksanaan program kerjanya sesuai aturan perundangan saya yakin dan optimis visi misi gubernur akan tercapai menuju Kalteng berkah,” pungkasnya..

Hal ini juga ditanggapi sejumlah kalangan mahasiswa, Kamil salah satu mahasiswa di IAIN Kota Palangka Raya misalnya. Selaku mahasiswa mengharapkan dengan adanya perda-perda yang telah diselesaikan dapat meningkatkan mutu kualitas kinerja Pemprov Kalteng yang berujung meningkatnya kesehjateraan masyarakat.

“Penting bagi masyarakat Kalteng untuk mengetahui peraturan perundang-undangan daerah guna bisa memaksimalkannya. Karena pada hakikatnya Perda dibentuk untuk masyarakat dan sudah semestinya diketahui oleh masyarakat,” tutup Kamil.(arli)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,685PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.