Acungkan Jari Telunjuk Bersama Cawagub, Oknum ASN Pandeglang Diduga Tidak Netral

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pandeglang mengaku jika saat ini, tengah mendalami indikasi pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pandeglang. Pasalnya, ASN yang diketahui bertugas di Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Pandeglang, nampak asik foto bersama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Banten, Andika Hazrumy. Foto itu terekam saat Cawagub nomor urut 1 itu melakukan kunjungan ke Pasar Badak Pandeglang, Senin (31/10) siang.

Ketua Panwaslu Kabupaten Pandeglang, Nana Subana mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut dari pengawas yang turun ke lapangan. Namun begitu Nana memaparkan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu temuan tersebut.

“Kita menerima adanya indikasi itu. Tetapi kita perlu mengkaji. Karena ada dua hal yang akan kita kaji. Pertama apakah ada mobilisasi dari Paslon. Atau ASN itu kebetulan ada di pasar kemudian berpose, itu bisa ASN nya saja yang kita sanksi,” jelasnya, Selasa (01/11/2016).

Nana mengungkapkan, indikasi temuan ini akan dikoordinasikan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten. Diharapkan, Pemerintah Daerah bisa lebih ketat dan tegas mengawasi ASN agar tidak terlibat politik praktis.

“Kajian Panwas itu menetukan, apakah temuan harus diproses. Itu nanti akan kita keluarkan hasilnya. Tetapi intinya jika hari pertama saja sudah ada indikasi keterlibatan ASN dalam Pilgub, artinya ke depan potensi itu semakin besar,” beber Nana.

Dalam foto tersebut, oknum ASN yang diketahui berinisial Y dan bertugas sebagai Pelaksana Dalops Dishubkominfo Pandeglang ini, tampak mengacungkan jari telunjuknya ke arah kamera, dengan latar belakang sebuah toko emas.

Ia nampak berfoto sejajar dengan Cawagub Andika Hazrumy, Seorang pedagang, dan Ketua DPRD Pandeglang, Gunawan yang persis berada di sampingnya sambil mengacungkan jari telunjuknya menyimbolkan angka 1.

Diketahui, Cawagub Banten Andika Hazrumy mendapat nomor urut 1 dalam Pemilihan Gubernur Banten 2017 yang berpasangan dengan mantan Walikota Tangerang, Wahidin Halim. Mereka akan bersaing dengan pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief yang mendapat nomor urut 2.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Pandeglang, Yahya Gunawan mempersilakan pengawas pemilu untuk memproses bawahannya yang terlibat pelanggaran Pemilu.

“Kalau melanggar aturan, mekanisme ada, silakan diproses. Walaupun diduga melakukan pelanggaran, kan ada prosesnya. Mau dilaporkan kepada Bawaslu kek, atau Polisi. Silakan saja,” ujar Yahya.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh bawahannya terkait netralitas ASN dalam Pemilu setiap apel pagi. Apalagi ketentuan itu sudah tercantum pula dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Saya sudah menyampaikan setiap apel upacara, semua yang berkaitan dengan norma, aturan, urusan pelanggaran, saya sudah jauh-jauh hari gembar-gemborkan antisipasi. ASN itu harus netral,” tegasnya.

Adapun pasca munculnya dugaan pelanggaran yang dilakukan anak buahnya, Yahya akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Dirinya pun mengaku akan memberlakukan sanksi internal jika dugaan tersebut terbukti.

“Kita juga ada proses. Apabila ASN melanggar disiplin, kita ada sanksi internal. Tetapi tetap harus mengedepankan unsur praduga tidak bersalah,” pesannya. (Kr)

Editor: Irdan

Comments
Loading...