Sebagai Upaya Pelestarian Budaya, Kabupaten Maluku Tenggara Mengadakan Festival Budaya NUFIT

MENARA NEWS MALUKU –Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kecamatan Kei Kecil memiliki kearifan nilai-nilai budaya yang di junjung tinggi seperti Raschap Nufit adalah satu wilayah kesatuan adat yang di pimpin oleh Raja atau Rat dalam bahasa Kei dengan julukan Rat Mantilur Kisu Wait..

Dengan prinsip dan nilai-nilai budaya yang ditanamkan sejak dulu ini, sebagai dampak upaya pelestariannya masyrakat di Kecamatan Kei Kecil secara bersama mewujudkan masyarakat NUFIT yang damai, sejahtera, dan bermartabat melalui pengembangan pariwisata berbasis kelautan dan adat.  Melihat kelestarian budaya yang terjaga, sebagai masyarakat yang bertumbuh dalam adat dan buadaya, kami berencana akan menggelar Festival Nufit sebagai  bentuk nyata pengembangan kepariwisataan di Nufit, ‘ungkap Sekertaris Panitia kegiatan Festifal NUFIT,   Paulus Kameubun kepada wartawan (11/10) melalui sambungan telepon

Ditambahkan pula olehnya, dalam Festifal ini juga akan mementaskan pagelaran seni budaya, sekaligus akan memperkenalkan pesona alam pantai dan situs sejarah lainnya diwilayah Raschap Nufit, kacamatan kei Kecil Kabupaten Malra.

“Selain itu, pada tanggal 23 nanti akan dilaksanakan SERASEHAN NASIONAL yang menghadirkan pembicara Nasional dari Kementrian Kelautan dan Perikanan, Kemetrian Pariwisata, Aliansi masyarakat Adat Nusantara, Titian Perdamaian Indonesia, dan beberapa pembicara Nasional lainnya termasuk Bung Komar Watubun selaku putra asal dari Maluku Tenggara yang berkiprah di kancah perpolitikan Nasional,” Ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga, beliau menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini juga akan diadakan proses penanaman mangrove dan tranplantasi karang sebagai bentuk apresiasi  keterlibatan masyarakat NUFIT dalam mendukung program pemerintah yang menetapkan Kawasan Nufit sebagai kawasan konservasi Nasional.

Dirinya juga menuturkan bahwa   tujuan kegiatan  festival Nufit ini  untuk menjalin persatuan dan kesatuan masyarakat adat NUFIT yang kokoh dan terintegrasi, memperoleh ciri khas pembangunan kepariwisataan di NUFIT dan memperoleh desain strategis pengelolaan kepariwisataan di NUFIT, serta menjaring berbagai mitra untuk pengembangan kepariwisataan di Nufit, Malra.

Diharapkan dari kegiatan ini memberikan dampak bagi masyarakat setempat, yakni meningkatkan ketrampilan mengelola usaha kepariwisataan, membangun karakter kepariwisataan bagi masyarakat adat NUFIT dan membangun infrastruktur yang memadai untuk pembangun kepariwisataan di NUFIT, juga mewujudkan masyarakat Nufit yang damai, sejahtera dan bermartabat melalui pengembangan pariwisata berbasis kelautan dan adat,” Jelasnya .

(RM)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!