Meski Akan Alihkan Ke Pemprov, 1.589 ASN Tetap Akan Dapat TPP

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Meski sejumlah kewenangan Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Banten, akan tetapi Pemkab masih menganggarkan Tambahan Penghasilan PNS (TPP) bagi ribuan pegawainya. Direncanakan, tahun 2017 Pemkab menganggarkan TPP sekitar Rp 68 miliar. Jumlah itu dianggarkan untuk sekitar 12.500 ASN di Pandeglang.

Kepala Bidang Anggaran pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Pandeglang, Sunarto menjelaskan, masih dianggarkannya TPP bagi ASN lantaran hingga kini Pemprov Banten belum menyatakan kesiapannya mengelola 1.589 ASN yang rencananya akan diambil alih oleh Pemprov Banten.

“Hingga kini belum ada pernyataan Pemprov siap mengambil semua kewenangannya di Pemkab, terutama soal SDM-nya. Jadi tetap menganggarkan sampai ada ketetapan dari Pemprov,” ujar Sunarto, Kamis (13/10/2016).

Dirinya menyebutkan, jumlah ini tidak mengalami perubahan yang signifikan karena pada tahun 2016, Pemkab menggelontorkan TPP sebesar Rp 68.1 miliar sementara tahun sebelumnya berkisar Rp 68.6 miliar.

“Adanya pengurangan TPP tahun 2016 dibandingkan tahun sebelumnya, disebabkan jumlah pegawai yang ikut berkurang,” jelasnya

Adapun besaran nilai TPP setiap pegawai bervariatif, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Nomor 841 Tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Berdasarkan Pertimbangan Obektif lainnya dan Kondisi Kerja Bagi PNS. Dalam ketentuan itu, misalnya disebutkan jika TPP bagi pejabat Eselon IIb, mendapat tunjangan sebesar Rp 8.5 juta per bulan. Pejabat Eselon IIIa setingkat Kepala SKPD dan Kepala Bagian Setda, memperoleh TPP senilai Rp 3.5 juta.

“Sementara bagi tenaga fungsional, mendapat TPP berkisar dari Rp 200 ribu hingga Rp 225 ribu. Ketentuan nilai TPP diberikan berdasarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Besaran penerimaan TPP bagi ASN bisa lebih besar andai PAD Pemkab pun melebihi dari saat ini,” paparnya. (Dnd)

Editor: Irdan

Comments
Loading...
error: Content is protected !!