Mencegah Terjadinya Politik Praktis, Panwascam Tanimbar Selatan melantik 11 PPL

MENARAnews, Saumlaki (Maluku) – Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Tanimbar Selatan sore tadi, (11/10), melantik 11 orang Panitia Pengawas Lapangan (PPL) untuk 11 desa di Kecamatan Tanimbar Selatan. Adapun mereka yang terpilih sebagai PPL diantaranya Fidi Batlolone, SE., Cornelis Sarpumpwain, Leontina Stitit, Iddelfonsius Suarlembit, SE., Alfonsus Laiyan, A.Md.Kom., Edwardus Bwariat, A.Md., Yohakim Samponu, Ruben Mariang, Yakop Fenanlampir, Melita Fenanlampir, dan Rudini Refualu, SP.

Ketua Panwascam Tanimbar Selatan Pius Alaraman Batlyare dalam sambutannya menyampaikan jika sejak dilantik 17 September silam sebagai panwas kecamatan, maka beberapa hari lalu, panwas telah melakukan pleno untuk mendaftarkan panwas lapangan, seleksi dan plantikan hari ini.

Pada kesempataan itu Batlyare berharap agar panwas lapangan dapat menyampaikan laporannya secara rutin kepada panwas di tingkat kecamatan, karena regulasi banyak memberi porsi kepada lembaga pengawasan, di mana semakin besar tanggung jawab tersebut, menuntut maksimalisasi pengawasan.

”Saat ini anda sebagai pejabat negara ketika dilantik, karena itu peran daan tanggung jawab saudara-saudara sangat diharapkan, demi mengawal demokrasi di daerah ini,” katanya.

Tugas pengawas lapangan lanjut Pius Alaraman Batlyare, adalah memantau seluruh tahapan, ketelibatan pegawai negeri dalam politik praktis, maupun potensi-potensi pelanggaran yang bisa saja terjadi, perlu dikawal secara ketat, terutama menghadapi proses verifikasi tahap kedua yang akan berlangsung mulai besok.

Sementara itu Camat Tanimbar Selatan Mervin Amalo dalam arahannya menyampaikan, perlunya independensi semua pihak teristimewa panwas pemilihan lapangan yang dilantik hari ini, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan baik.

”Artinya apa? Bapa ibu harus berjalan di atas rel dengan tetap mengedepankan aturan, karena hanya dengan menaati aturan-aturan pemilihan kepala daerah teristimewa regulasi tebaru, akan menghadirkan warna demokrasi yang lebih baik,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panwas Pemilihan Kabupaten MTB Gerson Lambiombir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada 11 panwas pemilihan lapangan untuk 10 desa dan 1 kelurahan yang kini telah menjadi keluarga besar panitia pengawasan, juga apresiasi kepada camat yang secara terus menerus mndukung seluruh program pengawasan.

”Kami sangat membutuhkan camat setiap waktu dalam hal memberi dukungan penuh kepada proses-proses yang sementara berlangsung, termasuk memberi izin pegawai kecamatan sebagai sekretariat. Karena itu patut saya berterima kasih kepada camat yang telah mengizinkan pegawainya melaksanakan tugas-tugas kesekretariatan,” kata Lambiombir.

Menurut Lambiombir hal ini penting untuk disampaikan, agar camat dapat memberikan ruang yang luas bagi dua pegawainya sebagai sekretaris dan bendahara, karena dalam melaksanakan tugasnya, tidak didasarkan pada kalender kerja, tetapi tidak mengenal batas waktu.

”Khusus untuk panwas lapangan, pekerjaan ini akan menjemukan, tetapi sebagai pengawas lapangan, bapak ibu adalah person yang menjadi ketua bagi diri sendiri, anggota bagi diri sendiri untuk melaksanakan tugas-tugas ini,” katanya lagi.

Pada kesempatan itu Lambiombir mengingatkan panwas kecamatan dan seluruh jajaran untuk mlaksanakan tugas pengawasan terhadap verifikasi faktual yang akan dimulai Rabu besok. (DA/DR)

Pns-netral (KutipanTS.com)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!