Kampanye Damai Pilkada MTB Tidak Diikuti oleh Salah Satu Paslon

MENARAnews,Maluku(Saumlaki). KPUD MTB gelar kampanye damai sebagai pembuka masa kampanye. Kampanye damai tersebut diadakan di Lapangan Mandriak, Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, sore tadi, (28/10).
Dalam pembukaan acara tersebut, Kapolres MTB AKBP Mukhamad Safei dalam sambutannya mengatakan bahwa masing-masing pasangan calon atau paslon sudah bisa menyampaikan programnya saat kampanye.
“Mulai hari ini bapak-bapak atau tim sukses melaksanakan program, menyampaikan program-program yang akan disampaikan nanti pada saatnya nanti terpilih sebagai pemimpin di Kabupaten MTB ini. Mulai hari ini, silahkan melaksanakan kampanye sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku,” kata AKBP Mukhamad Safei.
Pihaknya berpesan agar seluruh elemen netral selama masa kampanye ini dan menghindari tindakan tidak terpuji. “Kami juga mengajak kepada bapak-bapak pasangan calon dan tim sukses, mari berkampanye yang sehat, mari berkampanye yang indah, hindari kampanye hitam, hindari saling menjatuhkan atau sikut-sikutan, ataupun menyampaikan hal-hal yang tidak pantas di dalam forum,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPUD MTB Ir. Johana Lololuan dalam sambutannya juga mengatakan, sesuai dengan jadwal pada hari ini ada 101 daerah yang akan mulai melakukan kampanye masa Pilkada.
“(Kampanye) yang mulai hari ini tanggal 28 Oktober 2016 dan berakhir pada 11 Februari 2017 yang akan datang. Itu berarti, 109 hari yang akan digunakan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati di Maluku Tenggara Barat untuk melaksanakan kampanye,” ujar Lololuan.
Lololuan menambahkan bahwa masyarakat yang ada di Maluku Tenggara Barat ini memiliki nilai-nilai adat dan nilai-nilai etika. Ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh peserta pemilu nantinya.
“Ada tiga nilai yang harus kita perhatikan disini. Pertama adalah kita saling menghormati. Kedua adalah kita saling menghargai satu dengan yang lain dan yang ketiga adalah kita saling mengerti yang satu dengan yang lain,” kata Lololuan.
Jika ketika nilai tersebut telah tertanam dalam setiap orang, tegas Lololuan, maka tahapan kampanye mulai hari ini hingga penetapan calon terpilih akan berjalan dengan sukses, aman, lancar dan damai.
Namun, dirinya pesimis jika hanya dua atau satu nilai saja yang terpenuhi, maka pesta demokrasi ini akan dicederai oleh kita sendiri.
“Mari kita sukseskan pesta ini bersama-sama. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” imbuh Lololuan.
Secara simbolis, pelaksanaan kampanye di MTB dibuka dengan memukul Gong dan melepaskan balon ke udara.
Dalam kampanye tersebut tidak tampak pasangan Dharma Oratmangun – Markus Faraknimela (DOA) maupun simpatisannya serta begitupun dengan simpatisan Petrus Fatlolon – Agustinus Utuwaly (FATWA). Dalam kampanye itu, simpatisan yang hadir hanya berasal dari pasangan Petrus Werembinan – Jusuf Silety (POWER JUSTICE).
Ketidakhadiran itu ditenggarai oleh kekecewaan pasangan DOA maupun FATWA karena sebelumnya acara dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIT. Tapi hingga pukul 11.23 WIT, acara tidak kunjung mulai. Akibatnya pasangan DOA meninggalkan Lapangan Mandriak pagi tadi.
“Kita sudah minta izin kepada Kapolres untuk pawai keliling kota karena penyelenggara (KPUD MTB) tidak profesional. Kita diundang jam 10.00 WIT, tapi hingga pukul 11 lewat, penyelenggara tidak menyelenggarakan acara. Kepada pendukung DOA, saya minta pawai dengan damai, karena pemilu ini dibuat untuk kepentingan rakyat!” kata calon bupati MTB dari pasangan DOA Dharma Oratmangun. (DA)
Comments
Loading...