APBDP Belum Ditetapkan, Pemkab Optimis Mampu Serap Maksimal

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Pandeglang Tahun Anggaran (TA) 2016 belum juga ditetapkan. Padahal evaluasi rancangan APBDP baru saja selesai dilakukan evaluasi oleh Gubernur Banten.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pandeglang, Utuy Setiadi mengatakan, evaluasi APBDP yang dilakukan Gubernur Banten itu bagian dari penyelarasan. Dan tahapan evaluasi itu kata dia, sudah selesai dan pihaknya diberikan waktu selama 7 hari untuk memperbaiki kembali.

“Yang dievaluasi oleh pihak provinsi itu seputar bahan penguatan hukum dan pagu. Intinya agar tidak menganggarkan yang domainnya bukan kabupaten. Untuk target penetapan APBDP itu akhir bulan ini, karena harus melalui proses persetujuan bersama, kemudian nunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur dan selanjutnya dilakukan penetapan,” kata Utuy saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/10/2016).

Ketika disinggung mengenai optimisme penyerapan anggaran disisa waktu yang tidak lebih dari 3 bulan, dengan tegas Utuy yakin akan terserap maksimal. Alasannya, dalam APBDP tidak terdapat kegiatan fisik besar melalui lelang.

“Kami sangat optimis anggarannya akan terserap baik karena selain tidak ada kegiatan lelang. Ditambah anggarannya juga berkurang karena itu tadi adanya penundaan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAU) dari Pemerintah Pusat sebersar Rp. 128 miliar,” kilahnya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Pandeglang, Lukmanul Hakim mengatakan, pihaknya tidak menginginkan Silpa pada tahun-tahun sebelumnya semakin bertambah. Untuk itu, ia menekankan kepala pihak eksekutif untuk memaksimalkan penyerapan anggaran tersebut. 

“Silpa di Kabupaten Pandeglang itu cukup fantastis karena anggaran yang tidak digunakan di tahun 2014 dan 2015 itu mencapai kisaran Rp 300 miliar, jangan sampai besaran itu bertambah lagi. Untuk itu saya harapkan APBDP ini bisa diserap dengan maksimal dan jangan meninggalkan silpa,” tegas politisi PKB ini. (Dnd)

Editor: Irdan

Comments
Loading...
error: Content is protected !!