Program Kartu Sakti Tidak Libatkan Pihak Daerah, Pendataan dan Penyaluran di Mukomuko Tidak Terkawal

MENARAnews Kab. Mukomuko (Bengkulu) – Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Mukomuko menjelaskan pendataan dan penyaluran Kartu Sakti di Mukomuko tidak melibatkan pihak mereka.

“Itu program pusat, kami tidak dilibatkan, jadi kami tidak mengetahui bagaimana perkembangannya” jelas Kepala Dinsosnakertrans Mukomuko, Drs. Haryadie Nazar, Selasa (09/06/2016) di ruangannya.

Ia menyampaikan, pendataan penerima Kartu Sakti yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) Mukomuko tanpa koordinasi dengan pihaknya.

Menurutnya, data tersebut tidak sinkron dengan data yang dimilikinya karena merupakan data tahun 2011 dimana jumlah penduduk miskin di Mukomuko hanya sekitar 8.383 jiwa.

“Mereka pakai data BPS, dari pantauan saya, seperti pada pembagian raskin, data tersebut merupakan data 2011, padahal dari data yang kami himpun penduduk miskin sudah mencapai sekitar 15.000 jiwa” ungkapnya.

Sementara itu, tambahnya, penyaluran pun tidak melibatkan pihak daerah, setidaknya dalam bentuk koordinasi sebagai bahan acuan apabila ada pertanyaan dari masyarakat.

Penyaluran dilakukan melalui Kantor POS dan langsung disalurkan ke masyarakat atau melalui pihak desa.

“Tahu tahunya masyarakat sudah punya kartunya, minimal data penerima diserahkan ke kami, sebagai bahan acuan, sekarang kalau ada pertanyaan dari masyarakat kami bisa apa, malu juga logo kementerian sosial tetapi Dinsos di daerah tidak tahu” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya sebelumnya telah mengajukan protes terkait pendataan KIS ke pihak provinsi. Hasilnya saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan BPJS Mukomuko sehingga proses pendataan dan penyaluran telah melibatkan Dinsosnakertrans Mukomuko.

“Untuk KIS, sudah kami protes kemarin, sekarang sudah ada koordinasi antara BPJS dengan kami, Permen (Peraturan Menteri) juga sudah turun, sedang kami pelajari, kami juga akan lakukan verivali (Verifikasi dan Validasi) terhadap calon penerima kartu tersebut secara berkala” katanya. (AL)

Comments
Loading...