Potensi Tindak Pidana Berbau Investasi Cukup Tinggi

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dalam upaya menekan maraknya kasus dugaan tindak pidana melawan hukum dibidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi di wikayah Kalimantan Tengah, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan membentuk Satuan Tugas Waspada Investasi.

Satuan Tugas Waspada investasi terdiri dari Otoritas Jasa Keungan (OJK) Kalteng, Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Menengah, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, serta Badan Penanaman Modal dan Perijinan Provinsi Kalteng.

Pengukuhan Satuan Tugas Waspada Investasi Provinsi Kalimantan Tengah dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Rahmat Waluyanto dan dihadiri langsung Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Siun Jarias Jajaran SKPD Provinsi Kalteng, OJK Kalteng selasa (20/09/2016) di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng Kota Palangka Raya.

Rahmat Waluyanto diwawancarai usai kegiatan mengatakan, potensi terjadinya dugaan tindak pidana melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi di Kalteng cukup tinggi.

“Besar sekali potensi tersebut terjadi, jadi masyarakat berhati-hati ketika ada perusahaan atau PT apapun menawarkan produk investasi, misal PT tersebut menawarkan akan mengelola uang yang diserahkan oleh nasabah dengan bagi hasil yang cukup menggiurkan katakan investasinya Rp.10 Juta dan akan dikembalikan 10 persen tiap bulanya, langsung laporkan ke OJK tanyakan ijin Perusahaanya seperti apa,” jelas Rahmat Waluyanto.

Tidak hanya investasi berupa uang saja, dikatakanya, bisa investasi berupa emas, dan lain sebagainya. Begitu juga melakukan investasi haji atau umroh dengan biaya yang cukup ringan, padahal kenyataanya dana untuk umroh atau naik haji tidak sedikit. Artinya masyarakat jangan mudah percaya dengan investasi-investasi yang menjanjikan keuntungan yang besar.

Sekedar menginformasikan, pembentukan tim kerja satuan tugas waspada investasi Provinsi Kalteng bertugas memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pelaku industri jasa keuangan dan masyarakat tentang praktek penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi oleh pihak yang tidak mempunyai izin dan lain sebagainya.

Berikutnya Tim Satgas Waspada Investasi bertugas melakukan inventarisasi terjadinya kasus dugaan melawan hukum dibidang penghimpunan dana maayarakat dan pengelolaan investasi, melakukan analisisi kasus sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tim bertugas untuk melakukan upaya interfensi atau menghentikan maraknya kasus dugaan tindak pidana melawan hukum dibidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi yang terjadi di Kalimantan Tengah.

Tim Satgas ini nantinya melakukan penulusuran secara bersama-sama, serta menyusun rekomendasi tindak lanjut penanganan kasus dugaan tindak pidana melawan hukum dibidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi. (Arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...