Pilkada Muba, PDIP Bisa Saja Koalisi Dengan PAN

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Pilkada Kabupaten Muba yang semakin dekat tetap membuat Partai berlambang banteng moncong putih (PDIP) belum juga mengeluarkan nama jagoannya. Padahal waktu pendaftaran pasangan Cabub dan Cawabup kepiha KPU juga tak lama lagi.

Dikatakan Bendahara DPW PDIP Sumsel, Yudha Rinaldi, pihak DPP PDIP hingga sampai saat ini belum mengeluarkan rekomendasi nama siapa yang akan diunggulkan PDIP saat maju bersaing pada Pilkada Muba tahun 2017 mendatang.

“Yang jelas tugas DPC sudah selesai dan kini tinggal menunggu putusan DPP,” ucapnya saat dibincangi di sela-sela acara pemotongan Hewan Kurban DPD PDIP Sumsel, dengan juga disampingi oleh Wakabid Hukum dan HAM DPW PDIP Sumsel H Darmadi Jufri.

Yudha yang juga kembali menjelaskan jika semua proses di daerah telah usai setelah pihaknya sudah melakukan tahapan mulai penjaringan dari awal.

Yang pasti yang ikut fit and proper test ada 4 cabup, sedangkan cawabup banyak.

“DPC mulai penjaringan, survei, fit and proper test. Kami tinggal nunggu instruksi. Kalau nama Cabup itu ada Uzer, Beni, Rahidin, Dodi. Apapun yang diinstruksikan DPP kita jalankan. Sebelumnya pernah kusampaikan. Karena kita incumbent, minimal kader kita itu Cawabup,” kata Yudha yang pernah direkomendasikan oleh Ketua DPP PDIP Megawati Soekarno Putri sebagai Cawawako Palembang.

Ketika ditanya kemungkinan PDIP bakal berkoalisasi dengan partai mana, mengingat Cabup H Dodi Reza Alex Noerdin sudah mengklaim dukungan dari hampir 9 partai.

“Kemungkinan bisa saja dengan PAN. Karena memang tinggal satu kursi lagi agar cukup. PDIP di DPRD Muba ada 8 kursi. Sampai pendaftaran nanti kan baru finalnya kejingokan partai mana saja yang mendukung Paslon itu. Kami masih menunggu,” ujar mantan Anggota DPRD Sumsel itu.‎

Adanya upaya untuk menggugurkan kader PDIP yang juga incumbent Beni Hernedi yang dinilai menyalahi pengangkatan pejabat, Yudha menyerahkan hal tersebut menjadi pertimbangan DPP PDIP.

“Aku pikir itu jadi pertimbangan tersendiri dari DPP. Kita lihat di media ada pelanggaran. Saya kira yang tahu Pemkab,” tutup Yudha. (AD)

Comments
Loading...