Pilgub Sumsel, SO Siap Dipasangkan Dengan Siapa Saja

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman (SO) mengaku siap berpasangan dengan siapapun ketika akan maju pada Pilkada Sumsel tahun 2018 mendatang, termasuk dengan Dodi Reza Alex Noerdin. Namun memang dirinya tak bisa jika mencalonkan diri menjadi Wakil Gubernur karena menurutnya telah sesuai dengan aturan yang ada yang artinya harus mencalonkan diri menjadi Gubernur.

Hal di atas dikatakan langsung oleh SO disela sela pelantikan NasDem Palembang di Hotel Sriwijaya, Rabu (7/9). Dimana menurutnya, ia siap dipasangkan dengan siapa saja saat hendak maju kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumsel periode 2018-2023.

“Siap berpasangan dengan siapapun termasuk dengan Dodi, namun tidak akan menjadi Wagub dan harga mati Cagub. Sebab UU memang seperti itu, setelah nantinya PKPU di sahkan atas usulan Komisi II DPR RI,” ujarnya.

Sementara mengenai Pilkada Musi Banyuasin (Muba) sendiri, diungkapkan SO, Nasdem, siap untuk mendukung nama Dodi Reza, dan dalam beberapa hari ke depan pihaknya juga akan mengumumkan nama pendamping Dodi yang bisa saja dari internal Partai atau bisa saja nama di luar Partai.

“Mengutamakan nama internal, akan tetapi pada finalnya yang menentukan tetap Dodi Reza, sebab yang menjalankan roda pemerintahan setelah terpilih mesti pasangan serasi atau bisa dikatakan finalnya sesuai yang memakainya,” ungkap Ketua DPW Partai NasDem Sumsel itu.

Selain Pilkada Muba, NasDem Sumsel diakui SO juga telah menggelar rapat pembekalan dalam menghadapi Pilkada di tahun 2018 mendatang termasuk Pilkada Kota Palembang. Dimana Pilkada Palembang sendiri menurutnya tidak harus memajukan nama calon dari internal saja.

“Bisa saja nama dari luar Partai, namun tetap sesuai AD/ART Partai dengan mesti memajukan nama yang setelah surve siapa yang layak dan rating tertinggi,” katanya.

Meski sesuai survey, SO menegaskan pihaknya tidak akan memakai survey secara resmi, melainkan hanya merekomendasikan tiga survey profesional seperti Lembaga Survey Indonesia (LSI) dan Indobarometer bagi siapapun yang hendak maju mencalonkan diri dari NasDem.

“Jadi yang mau maju direkomendasikan menggunakan tiga lembag surve tersebut, dari hasil surve tiga lembaga itulah yang kemudian diserahkan ke kami (NasDem) sebagai patokan siapa yang layak kami calonkan,” tutup Syahrial Oesman.

Di tempat yang sama, Irma Chaniago, Koorwil NasDem Sumsel, menuturkan, untuk Cagub Sumsel periode 2018-2023 mendatang pihaknya telah mantap mendukung SO, Sementara Pilkada 2017 dan 2018, mereka bergerak dengan sesuai AD/ART Partai seperti melibatkan lembaga survey.

“Kenapa mesti melibatkan lembaga survey, karena dari hasil survey itulah bisa menjadi acuan kami siapa yang memiliki survey tertinggi alias layak untuk dicalonkan. Sebab kami tentu ingin menang bukan hanya meramaikan saja,” ujarnya. (AD)

Comments
Loading...