Percobaan Bom Bunuh Diri Medan, Tersangka Pamit dari Rumah untuk Perbaiki Laptop dan Resleting Tas

MENARAnews, Medan (Sumut) – Sebelum melakukan aksinya, IAH berpamitan untuk memperbaiki laptop kepada ibunya. Informasi itu didapat dari ibu kandung IAH Arista br Purba. Hari sebelum kejadian, IAH masih berada di rumah. Hingga pada, Minggu (28/08/2016) tersangka keluar dari rumah. 

“Pagi itu dia keluar pamit ke Indomaret untuk menginstal laptop dan membaguskan resleting tasnya. Dia pamit jam 07.00 WIB,” kata ibu kandung IAH Arista br Purba, Kamis (01/09/2016) di Kantor DPC Peradi Medan, Jalan Sei Rokan.

Ditanya soal IAH yang sempat mencoba bom rakitannya di rumah, Ibu tersagka mengaku tak mengetahui. Karena saat itu orang tua tersangka tak berada di rumah.

“Saat itu kami tak ada di rumah, ada keluarga yang pindahan rumah. Tetangga juga gak ada yang komplain soal itu. makanya kami tidak tahu,” katanya dengan mata yag berkaca-kaca.

IAH juga tak pernah bercerita soal siapa yang pernah ia temui terkait perilakunya. Karena IAH bersikap tertutup bahkan dengan ibu kandungnya.

Sebelum kejadian juga tak ada tanda-tanda yang menjumpai IAH di kediamannya. Bahkan tak ditemukan tanda-tanda perubahan sikap dari tersangka sebelum ia melakukan aksi nekatnya. Arista menuturkan, sehari-hari IAH hanya berada dirumah mebantu pekerjaan rumah. IAH juga membantu menjaga keponakannya yang dititipkan di rumah.

“Anak abangnya kan dititipkan dirumah, jadi dia ikut membantu saya menjaga ponakannya,” imbuhnya.

Tersangka dikenal rajin shalat di masjid. IAH tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu. Karena jarak rumah IAH dengan mesjid tidak terlalu jauh. (yug)

Comments
Loading...