Penyuluh Pertanian Minta Jadi PNS

MENARAnews, Jakarta – lebih dari 2000 demonstran yang tergabung dalam Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) meminta pemerintah menepati janji tentang pengangkatan sebagai PNS pada Selasa (6/9/16) di depan Istana Negara.

Imam selaku anggota Forum Komunikasi Nasional (FK Nas) menyampaikan bahwa massa kerja para penyuluh dimulai pada tahun 2007,2008 dan 2009. Ia manambahkan bahwa kontrak kerja mereka selama 12 bulan hanya mendapatkan bayaran untuk 10 bulan kerja.

“Pemerintah seharusnya mengangkat kita semua tanpa pengelompokan usia karena pengabdian kita untuk pemerinta juga, kita juga sempat melakukan swasebada pangan” ungkap Bambang.

Sanaji selaku Ketua FK Nas menuntut pemerintah untuk mengangkat THL-TBPP menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara langsung tanpa membedakan usia dan diselesaikan pada Tahun 2016. Dengan mengangkat Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian menjadi Pegawai ASN – PNS itu artinya mewujudkan regenerasi penyuluh pertanian, dan akan memberikan kepastian berjalannya sistem penyuluhan dan memberikan jaminan bagi keberlangsungan pendampingan petanidalam kegiatan usahataninya.

Sampai saat ini ada sekitar 10 orang yang menjadi perwakilan mereka dalam menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden Jokowi. (ARK)

Comments
Loading...