Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran Anggota PPS Tanoh Anou Masih Terkendala

MENARAnews, Aceh Timur (Aceh) – Kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tanoh Anou, Mustafa, saat ini telah ditindaklanjuti oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Timur.

Ketua Panwaslih Aceh Timur, Zainal Abidin SE mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan secara tertulis terkait dugaan pelanggaran anggota PPS saat melakukan verifikasi faktual syarat dukungan milik salah satu bakal calon perseorangan pada Pilkada Aceh Timur.

“Hari Jum’at kemarin (02/09/2016) kami telah menerima laporan dari salah satu warga terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Mustafa. Saat ini kami masih melakukan klarifikasi atas kejadian tersebut kepada pihak pelapor, terlapor, maupun saksi-saksi,” ungkap Zainal saat ditemui di Kantor Panwaslih Aceh Timur, Selasa (06/09/2016).

Namun demikian, proses penyelesaian masalah tersebut masih menemukan kendala karena hingga saat ini pihak terlapor maupun pelapor belum memenuhi panggilan Panwaslih untuk melakukan klarifikasi. Padahal, sesuai aturannya suatu kasus harus diselesaikan dalam tempo 5 (lima) hari sejak dilaporkan.

“Klarifikasi baru dilakukan terhadap saksi. Untuk pihak pelapor dan terlapor belum juga datang ke kantor kami, alasan keduanya berhalangan karena sakit. Padahal hari ini kasusnya sudah harus diselesaikan karena sudah jatuh tempo,” sambung Zainal.

Zainal menambahkan, jika kedua pihak belum juga melakukan klarifikasi, maka dalam penyelesaiannya Panwaslih Aceh Timur hanya akan memberikan rekomendasi kepada KIP Aceh Timur untuk menghimbau seluruh jajaran di bawahnya agar lebih bersikap profesional. Penyelenggara Pilkada seharusnya tidak melaporkan setiap temuan pelanggaran Pilkada kepada pihak yang tidak berkepentingan, karena malah dapat memperkeruh suasana.

“Ya kalau sampai pukul 23.59 WIB belum juga ada klarifikasi, kami hanya akan mengeluarkan seruan kepada KIP Aceh Timur untuk menghimbau jajaran di bawahnya agar lebih profesional. Temuan-temuan pelanggaran laporkan hanya kepada Panwaslih ataupun Panwascam,” pungkasnya.  (AB)

Comments
Loading...