Penerapan Perda Kebersihan Perlu Didukung CCTV

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk menerapkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang kebersihan berikut dengan sanksi maupun denda, mendapat respon positif dari kalangan anggota DPRD setempat.

Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto, mengatakan sudah seharusnya implementasi sebuah perda harus dibuktikan, termasuk diantaranya perda tentang kebersihan yang nota bene sangat diperlukan dalam hal mengatur ketaatan dan kedisiplinan masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Saya pikir, meskipun perda terkait kebrsihan yang dipunyai Pemko saat ini, baru bisa diberlakukan setelah dianggap selesai dibahas dengan  memiliki isi dan batang tubuh perda yang kuat, namun perencanaan kedepan harus matang,” kata Riduanto, Selasa (20/09/2016)

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, lebih bagus lagi apabila penerapan perda kebersihan itu nantinya didukung dengan penggunaan closed circuit television (CCTV) yang ditempatkan pada kawasan tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

“Sistem ini perlu dilakukan penjajakan, sehingga akan lebih mendukung penerapan perda dan akan memperkuat sanksi maupun denda yang diberikan kepada setiap pelanggar,” ungkapnya.

Sistem tersebut lanjutnya, dapat diterapkan terlebih Pemko sendiri saat ini tengah melakukan penjajakan pengembangan Smart City, yang berorientasi pada ilmu teknologi. Karena itu CCTV dapat menjadi bagian dari penunjang penegakan perda kebersihan, dengan pola pengaturan yang terintegrasi dengan sistem yang sudah diatur.

Riduanto mengatakan, apabila melihat penanganan dan pengelolaan kebersihan di kota besar lainnya, maka banyak kota besar  yang sudah menerapkan sistem CCTV disejumlah titik tempat pembuangan sampah.

“Nah ketika ada orang yang membuang sampah sembarangan, seperti melempar sampah dari dalam mobil akan kelihatan, yang memonitor tinggal saling koordinasi dengan petugas lain. Tinggal dikejar dan diperlihatkan kesalahannya. Cara seperti ini, dapat menjadi bagian penanaman kedisiplinan, sehingga masyarakat berpikir bila ingin membuang sampah tidak pada tempatnya,” ujarnya.

Keuntungan lain kata dia, dengan CCTV, setidaknya membantu petugas agar tidak selalu kaku melakukan pengawasan di setiap TPS. Paling tidak CCTV akan memonitor setiap pergerakan dan aktivitas warga yang membuang sampah tepat waktu, atau tidak tepat waktu, merusak tempat sampah ataupun mengacak- acak sampah di suatu TPS.

“Bagusnya lagi bila sistem CCTV bisa diterapkan, maka selain untuk melihat aktivitas warga, hal yang tak kalah penting lainnya adalah meminimalisasi tindakan kriminal dan memantau apabila terjadi kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...