Pemukulan Kader HMI Maluku Utara, HMI UBK Gelar Aksi Solidaritas

DKI Jakarta, Menaranews – Pemukulan terhadap seorang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Maluku Utara, bernama Ismail Maulut oleh Aparat Kepolisian dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mendapat reaksi keras dari Mahasiswa HMI Universitas Bung Karno (6/9/2016)

Kabid P3A HMI UBK, Ahmad Husein menilai tindakan pemukulan aparat kepolisian dan kejaksaan tinggi Maluku utara kepada Ismail Maulut telah mencederai nama Himpunan Mahasiswa Islam.

“Kader HMI UBK, menilai bahwa tindakan kepolisian dan kejaksaan terhadap Ketum HMI telah melanggar tupoksi kepolisian dan kejaksaan” ungkap Ahmad Husein dalam orasinya di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat.

Pada kesempatan yang sama, Salim, Mahasiswa UBK beranggapan bahwa pemukulan oleh Aparat keamanan dan kejaksaan tinggi Maluku Utara tidak mencerminkan perilaku pengayom masyarakat.

“Aparat kepolisian dan kejaksaan tidak sepantasnya melakukan tindakan premanisme terhadap kader HMI” ungkap Salim.

Tindakan represif aparat keamanan akan membuat masyarakat takut untuk mengungkapkan aspirasi dihadapan publik.

“Kami gelisah bahwa kejadian tersebut (pemukulan) dapat terulang lagi di masa yang akan datang” tutup Salim.
Untuk diketahui bahwa pemukulan terhadap Ismail Maulut terjadi pada saat HMI melakukan aksi di depan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara 5 September 2016 lalu. (RF)

Comments
Loading...