Pemerintah Aceh Ibarat ‘Kapal Selalu Bocor’

MENARAnews, Banda Aceh (Aceh) – Menjelang berakhirnya masa pemerintahan Zaini Abdullah – Muzakkir Manaf sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, aliansi mahasiswa Aceh memberikan evaluasi terhadap kinerja Pemerintahan Aceh. Menurut mereka, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh ibarat menahkodai armada kapal yang selalu bocor dan sering ditambal sulam.

Korlap aksi, Fachra menjelaskan, selama hampir lima tahun menjabat, ZIKIR atau singkatan Zaini Abdullah dan Muzakkir Manaf yang dipakai pada waktu Pemilu 2012, belum mampu menjadikan Aceh sebagai provinsi yang diidamkan seluruh masyarakat.

“Kita meminta pada pemimpin-pemimpin Aceh untuk serius terhadap permasalahan-permasalahan di Aceh,” ujarnya ketika oras di depan Kanto Gubernur Aceh (9/9).

Saat ini, Fachra menggambarkan, banyaknya masyarakat Aceh yang kurang sejahtera menunjukkan bahwa Pemerintah Aceh tidak serius terhadap penyelesaian permasalahan tersebut. Selain itu, Undang-Undang Pemerintah Aceh yang merupakan keistimewaan Aceh, pada akhir-akhir ini juga mulai diubah oleh pihak-pihak kepentingan.

Sementara itu, Sekjen BEM Unsyiah, Heri Safrijal juga mengatakan, kondisi hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tidak sesuai dengan janji mereka saat melakukan kampanye politik pada Pemilu 2012. Pada awalnya, pasangan Zikir berkomitmen untuk bersatu dan memimpin Aceh dengan baik.

“Ini janji mereka di Pemilu 2012,” tuturnya. (AM)

Comments
Loading...