Pelantikan Pejabat Eselon II dan III Kabupaten Way Kanan

MENARAnews, Way Kanan (Lampung) – Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya melantik pejabat eselon II, eselon III, dan pengawas sekolah di Gedung Serba Guna Kantor Bupati Way Kanan. Pejabat eselon II yang dilantik sebanyak 30 orang, pejabat eselon III 118 orang dan pengawas sekolah 7 orang.

Pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati Way Kanan, Edward Antony, Sekretaris Kabupaten Way Kanan, Bustam Hadori, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakart BNN Lampung, Edy Marjoni, Ketua DPRD Way Kanan, Nikman Karim, Forkopimda dan sejumlah jajaran pejabat Pemkab Way Kanan.

Sebelum melaksanakan proses pelantikan, seluruh pejabat eselon II, III, dan pengawas sekolah diharuskan mengikuti tes urine yang dilakukan oleh angota BNN Provinsi Lampung.

Pejabat yang dilantik diantaranya adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bakhril, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kussarwono, Asisten Administrasi Umum, Abu Kori, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Alamsyah Ibrahim, Sekretaris DPRD, Rinaldi, Inspektur Kabupaten Way Kanan, Saipul, Kepala Dinas Kesehatan Way Kanan, Farida Aryani, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Bani Aras, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Maulana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Achmad Gantha, Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Sumanto, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Arlan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Rudi Joko, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Kusuma Anakori.

Raden Adipati Surya menyampaikan berdasarkan UU No. 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah, disebutkan bahwa kepala daerah terpilih dilarang untuk melakukan mutasi jabatan dalam jangka waktu 6 bulan terhitung sejak tanggal pelantikan. Namun, dengan beberapa pertimbangan akhirnya Pemkab melantik sejumlah pejabat tersebut.

“Mutasi atau alih tugas jabatan bagi pegawai negeri, merupakan peristiwa yang biasa dan wajar serta memang harus terjadi sesuai dengan kepentingan organisasi birokrasi. Tidak ada kaitannya sama sekali pejabat yang dipilih dalam pelantikan ini, soal dukung mendukung dalam pilkada beberapa bulan yang lalu.” tegasnya. (DA)

Comments
Loading...