Mobil Rudi Beserta Barang Bawaan Ditarik Paksa Debt Collector Verena Multi Finance

MENARAnews, Medan (Sumut) – Perusahaan leasing Verena Multifinance didatangi sejumlah anggota OKP Pemuda Pancasila. Kedatangan mereka diduga disebabkan mobil milik anggota PP yang ditarik paksa oleh debt collector beberapa waktu lalu.

Pantauan dilokasi, dua mobil berkelir loreng merah ala Pemuda pancasila sudah terparkir di lokasi. Ternyata tak hanya anggota PP yang mobilnya ditarik. Seorang pria bernama Rudi (31) pemilik mobil avanza BK 1990 QT berwarna silver juga menjadi korban. Mobilnya diduga ditarik oleh drbt collector suruhan Venera Multi Finance.

“Kejadian di Batang Kuis dua minggu lalu, mobil sedang di sewa orang. Lalu ada sekitar sepuluh orang yang sedikit memaksa menarik mobil,” kata Rudi warga Kecamatan Medan baru itu.

Rudi memang mengaku tertunggak kredit selama dua bulan. Perbulannya Rudi harus membayar Rp. 3.649.000 untuk angsuran mobil.

Rudi juga bercerita kalau sebelum mobil tersebut ditarik dia sudah berkoordinasi dengan internal Verena. Dia bilang kalau istrinya akan datang untuk melakukan pembayaran.

“Aku udah koordinasi sama orang internal kantor. Kalau istriku mau datang sorenya untuk pembayaran yang dua bulan. Rupanya sebelum istri datang mobil udah ditarik debt collector, malunya waktu itu mobil lagi disewa,” katanya.

Bahkan sebulan sebelumnya ada pihak leasing yang datang ke rumah Rudi. Mereka meminta sejumlah uang untuk pelicin.

“Pihak leasing waktu itu minta Rp. 1.350.000 untuk uang rokok mereka. Tapi gak ku kasih sama mereka karena gak punya uang,” katanya.

Saat mobil ditarik barang barang milik pengendara masih berada di dalam. Namun pihak leasing tetap membawa mobil beserta barang milik pengendara.

“Didalam ada tas, uang, emas. Mereka bawak gitu ajah. Makanya aku datang kesini.” kata Rudi.

Kedatangan Rudi ke kantor Verena untuk melunasi cicilan mobil tersebut. Namun dia mengaku dihambat oleh pihak Verena.

“Datang mau ngelunasi Rp. 103.000.300 itu udah sama denda semuanya. Tapi mereka minta pembayaran di hari ini Rp. 104.625.000. Itu untuk hari ini bayarnya. Gak tai kenapa bisa nambah jumlahnya. Jadi gak sesuai sama perjanjian awal,” katanya.

Atas kejadian ini Rudi merasa diperas oleh pihak leasing. “Kayak gini macam diperas lah aku bang. Masa bisa lain lain gitu jumlahnya,” katanya.

Sementara itu, anggota PP yang juga ditarik mobilnya masih berada di dalam kantor Verena Multi Finance.

Puluhan anggota kepolisian juga tampak berjaga dilokasi. Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic juga hadir di TKP.

Selang beberapa saat, anggota PP yang ada dilokasi membubarkan diri. Namun ada sebuah mobil avanza kelir hitam BK 1449 MS yang diduga berisi anggota PP diperiksa oleh petugas.

Sempat terjadi cekcok karena orang tersebut menolak untuk menyebutkan identitas. Beberapa pria berbadan tegap itu kemudian digiring ke Mapolsek untuk diperiksa. (Yug)

Comments
Loading...