Margiono: Wujudkan Kesejahteran Masyarakat Melalui HKSN 2016

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Guna menyukseskan agenda kegiatan yang dipersiapkan untuk pelaksanaan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2016 baik Program Kegiatan dari Panitia Pelaksana HKSN tingkat Pusat atau di tingkat Daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kalteng selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan, Panitia Pelaksana HKSN Pusat berencana melibatkan pihak pengusaha-pengusaha dan para donatur tingkat nasional untuk melakukan aksi-aksi sosial di Kalteng khususnya pada rangkaian puncak acara HKSN pada tanggal 20 Deaember 2016 nanti.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Panitia HKSN Pusat, Margiono pada rapat koordinasi dengan Panitia Daerah HKSN Provinsi Kalteng beserta jajaran SKPD dan FKPD Provinsi Kalteng senin (19/09/2016) di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng Kota Palangka Raya.

“Nanti kami juga akan melibatkan para aktifis kesejahteraan sosial, ormas-ormas yang terkait dengan kesejahteraan sosial kita libatkan, supaya memperbesar kegiatan dan lebih penting adalah mewujudkan aksi-aksi nyata di Kalteng” kata Margiono.

Ketua Umum yang juga selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ini juga nantinya akan melibatkan seluruh media baik di tingkat nasional dan lokal. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengekspos seluruh potensi real yang dimiliki wilayah Kalteng sendiri baik nanti pada rangkaian acara puncak atau sesudah rangkaian acara puncak dilaksanakan.

Pada kegiatan tersebut, Margiono juga meminta kepada Pemeritah Pusat agar memberikan solusi kepada masyarakat terkait adanya larangan membakar lahan. Misalnya program jangka pendeknya memberikan bantuan sembako gratis untuk masyarakat yang belum bisa menanam padi karena adanya larangan bakar lahan.

“Itu khususnya program jangka pendek. Kalau jangka panjang, sudah jelas pemerintah harus memberikan solusi dan memberikan kejelasan seperti pembakaran lahan yang seperti apa sih dilarang dan boleh ditoleransi agar masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya tanpa merugian orang lain,” ujarnya.

Dampak dari kegiatan HKSN sendiri bagi masyarakat, sangat berpengaruh besar. Pasalnya dalam kegiatan tersebut, aksi nyata kegiatan sosial akan dilakukan secara besar-besaran, dan bukan hanya kegiatan seremonial. Seperti kegiatan-kegiatan yang sudah dipersiapakan baik dari Pemerintah Pusat atau pun dari Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng, seperti pengobatan gratis, rehabilitasi rumah, pemberian sembako, seragam, alat bantu penyandang disabilitas dan lain sebagainya.

“Ini bukan program saja yang kita bicarakan, tapi merupakan aksi nyata, temanya saja dari Pemeritah Pusat sudah jelas yaitu Karya Nyata Menuju Indonesia Sejahtera, jadi tidak ada omongan saja, tapi merupakan kegiatan yang rela dilaksanakan.” pungkas Margiono menambahakan.

Menurut informasi agenda Pemerintah Pusat yang dipersiapkan dalam kegiatan HKSN 2016 di Provinsi Kalteng yakni malam refleksi kesetiakawanan sosial, silaturahmi kebangsaan, restorasi lahan gambut, lomba foto dan pameran foto dengan tema “Kerja Nyata Menuju Indonesia Sejahtera”, dan terkahir agenda hiburan rakyat.

Serta dukungan dan integritas program kegiatan dari lintas satker dan unit kerja di Kementrian Sosila RI dengan bentuk kegiatan seperti, bantuan kelompok usaha bersama, rehabilitas sosial rumah tidak layak huni, serta sarana lingkungan dengan total anggaran sebesar Rp.17,661 Miliar. (Arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...