Marak Permasalahan Agraria, Aliansi PRB Gelar Aksi di DPRD Provinsi Banten

MENARAnews, Kota Serang  (Banten) – Persatuan Rakyat Banten (PRB) menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September 2016. Aksi kali ini dilakukan di depan Kantor DPRD Provinsi Banten dengan mengusung tema “Jalankan Reforma Agraria Sejati”. (26/09/2016).

“Organisasi yang tergabung dalam aliansi PRB adalah BEM KBM FAPERTA UNTIRTA, GMNI Cab. Banten, Nuansa Daerah Pendidikan (NDP) Cab. Banten, Komunitas Soedirman 30 (KMS30), UNTIRTA Movement Community (UMC), HMI Cab. Banten, Saung Tani Indonesia (STI), Serikat Petani Indonesia (SPI)” ujar Humas PRB Asep saat menyampaikan orasinya.

Terjadinya beberapa konflik di Prov. Banten, lanjut Asep, berkaitan dengan masalah pertanian dan perikanan, hal ini bertentangan dengan UU No 19 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. “Oleh karena itu, aksi  ini menuntut hak petani dalam rangka Hari Tani Nasional pada 24 September 2016”, pungkasnya.

“Disahkannya Perpres No 3 Tahun 2016 tentang percepatan pembangunan dengan 12 proyek nasional di Banten disinyalir akan mengorbankan lahan produktif dan pemukiman masyarakat khususnya petani dan nelayan di Banten”, tutupnnya.

Sementara itu, dalam orasinya, salah satu perwakilan petani di Banten Sarman mengatakan, tanah merupakan mata pencaharian petani, tolong pemerintah jangan merampas tanah kami, dan jangan lakukan alih fungsi lahan.

Dalam rilis yang diedarkan diperoleh informasi terkait tuntutan para massa aksi, yaitu hentikan dan selesaikan konflik agrarian di Banten; cabut dan hentikan perusahaan industri yang menggunakan lahan produktif; mendesak raperda RT/RW berdasarkan AMDAL yang berintegritas; dan Mendesak disahkannya Raperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani sesuai UU Nomor 19 Tahun 2013. (IY)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!