Mahasiswa Peduli Sungai Deli dan Taman Lily Suhery Teatrikal di Depan Kantor Walikota Medan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa peduli Sungai Deli dan Taman Lily Suhery melakukan aksi tetarikal didepan Kantor Walikota Medan, Senin (5/9/2016) pagi. 

Mereka meminta taman yang terletak di persimpangan Jln. Listrik dibuka kembali. Kini kondisi taman yang dibangun untuk mengenang komponis era 50an ini terbengkalai.

“Bapak Walikota medan, kami ingin taman Lily Suheri dibuka kembali. Bukan malah dibangun gedung. Bukan malah dibangun restoran, ujar seorang orator melalui megaphone.

Koordinator lapangan, Ryan meminta agar Taman Lily Suheri dibuka kembali dan difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Kalau itu dibuka kembali, kan bisa  jadi tempat berkumpul masyarakat, tempat bermain anak-anak, karena letaknya tepat dipinggir Sungai Deli,” katanya.

Taman Lily Suheri mendapat anggaran Rp. 7,5 Miliar untuk pembangunan. Namun menurut massa pembangunan itu terhenti karena Pemko lebih memilih pembangunan infrastruktur yang lain.

Massa juga menuding Pemko Medan menjual aset Taman Lili Suheri ke pengembang.

“Karena beberapa waktu lalu sempat berdiri restoran cepat saji KFC disana. Walau itu sudah dihancurkan tapi tetap saja ini ada apa?,” Kata Ryan.

Hingga sejam berorasi tak satupun perwakilan Pemko Medan yang menjumpai pendemo. Mereka mengancam akan menurunkan massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tak direspon. (Yug)

Comments
Loading...