Ketua Panwaslih Aceh Timur: Pemukulan Anggota PPS adalah Tindak Pidana

MENARAnews, Aceh Timur (Aceh) – Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Timur, Zainal Abidin SE menyatakan bahwa kasus pemukulan terhadap Mustafa (45), salah satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tanoh Anou tanggal 30 Agustus 2016 silam murni sebagai tindak pidana.

“Kalau terjadi pemukulan ya sudah termasuk tindak pidana. Kami rekomendasikan penyelesaian kasusnya melalui jalur hukum,” ungkap Zainal saat ditemui di Kantor Panwaslih Aceh Timur, Idi Rayeuk, Kamis (01/09/2016).

Zainal menyayangkan tindakan pemukulan yang dilakukan oleh sekelompok massa yang dipimpin oleh Mahdi alias Panglima Mahdi tersebut. Menurutnya, pihak Panwaslih tentu dapat menindaklanjuti pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh anggota PPS dalam verifikasi faktual. Namun, pihaknya tidak menerima laporan tertulis sehingga tidak dapat memprosesnya.

“Seharusnya kelompok Panglima Mahdi dapat melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota PPS tersebut. Hal itu kan bisa diselesaikan sesuai aturan Pilkada. Tapi hingga saat ini kami belum juga menerima laporan tertulis, sehingga kasus tidak dapat ditindaklanjuti,” sambungnya.

Ditambahkannya, peran masyarakat sangat penting dalam mengawal pelaksanaan Pilkada di Aceh Timur. Segala temuan pelanggaran di lapangan dapat dilaporkan kepada Panwaslih Aceh Timur.

“Masyarakat jangan gegabah dalam menanggapi setiap temuan pelanggaran Pilkada. Jika kedapatan adanya pelanggaran, segera laporkan melalui Panwascam ataupun langsung kepada kami,” tuturnya.

Selain itu, Zainal juga menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan jika ditemukan indikasi-indikasi keterlibatan penyelenggara Pilkada terhadap salah satu Partai Politik maupun kelompok tertentu.

“Kami himbau masyarakat dapat melaporkan jika ada anggota PPK ataupun PPS yang ada terlibat dalam suatu Parpol. Ini juga termasuk anggota Panwascam. Nantinya akan kami proses sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya. (AB)

Comments
Loading...