Kerja Bank Sampah Junjung Birru Diapresiasi Anggota Dewan

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Kinerja Bank Sampah Junjung Birru terhadap warga di kawasan Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I‎ mendapatkan apresiasi dari para anggota DPRD Sumsel dari daerah pemilihan (Dapil) I Kota Palembang.

Dikatakan anggota DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah, dirinya secara pribadi sangat bangga dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan bank sampah di kawasan ini. Meski demikian, dia mengaku jika kedatangan pihaknya ke lokasi hendak mendapatkan informasi dan masalah yang terjadi di Kelurahan Tuan Kentang.

“Kami ingin membangun daerah ini. Jadi, kalau lokasi tempat bank sampah ada tempat sekolah anak-anak akan lebih baik, makanya kalau bisa menjadi lebih baik lagi,” kata dia (31/8).

Chairul S Matdiah yang juga didampingi oleh para anggota dewan Dapil 1, Sujarwoto, Mgs. Syaiful Padli, RA Anita Noeringhati, Kartak dan Usman Effendi mengungkapkan jika mereka masih memiliki dana aspirasi Rp 38 miliar.

“Itu harus dibagi-bagi untuk pembangunan daerah. Tolong ingat bapak-bapak, dana aspirasi kami berenam ada Rp 38 miliar. Itu untuk membangun daerah yang menjadi daerah pemilihan kami,” terangnya.

Di tempat yang sama, RA Anita Noeringhati melanjutkan, reses ini untuk mendengarkan aspirasi masyarakat di SU I. Mengapa dipilih Junjung Birru, karena tempat ini mengedepankan kebersihan.

“Selain itu, disini juga ada sekolah untuk anak anak (PAUD), yang semua operasionalnya dibiayai dari sampah. Kami juga akan sampaikan pada kecamatan-kecamatan lain, agar ikut menjaga kebersihan kota Palembang,” ujarnya.

Anggota DPRD Sumsel dari Dapil I Kota Palembang lainnya, Sujarwoto mengatakan, hasil yang telah dibuat warga di Kelurahan Tuan Kentang dengan bank sampah ini cukup bagus.

“Kami lihat hasil dari daur ulang sampah ini, bisa jadi bermacam-macam barang yang dapat di komersilkan lagi. Hal-hal seperti inilah yang harus dikembangkan lagi,” tukasnya.

Sementara Direktur Bank sampah Junjung Birru, Syalfitri menuturkan, apa yang sudah dilihat langsung oleh wakil rakyat Sumsel, mudah-mudahan bisa membuat bank sampah bisa lebih berkembang.

“Semua ini hasil dari apa yang telah dilakukan masyarakat sekitar. Kami tidak membatasi warga untuk mengurai sampah-sampah. Karena dalam sehari, ibu-ibu bisa mengumpulkan lebih dari 20 kg sampah,” katanya. (AD)

Comments
Loading...