Juri: Pekan Depan, Revisi PKPU Rampung

MENARAnews, Jambi – Proses revisi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Pilkada 2017 mendatang hingga saat ini tak kunjung rampung pembahasannya di DPR RI Senayan. Menyikapi persoalan tersebut, Juri Ardiantoro, Ketua KPU RI saat menghadiri Apel Siaga Coklit Pemutakhiran Data Pemilih & Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muarojambi Tahun 2017 Rabu (7/9/16) kemarin, di Lapangan Sepakbola Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, menegaskan bahwa KPU bersama DPR RI dan Pemerintah Pusat tengah berkomitmen menyelesaikan revisi PKPU paling lama 15 September mendatang.

“Kita sudah komitmen, penyampaian itu (Revisi PKPU, red) paling lama 15 September ini,” akunya.

Lanjutnya, mengenai pembahasan saat ini tengah dibahas soal terkait aturan pemungutan suara.

“PKPU hampir semua sudah dibahas, selain pemungutan suara,” tegasnya.

Ditanya soal pencalonan terpidana di Pilkada 2017, Juri menjelaskan, jika melihat dari persyaratan pencalonan yang masih tersandung kasus hukum dan masih menjadi terpidana apapun kasus hukumnya tetap tak bisa mencalonkan diri.

“Ini belum diputuskan. Kan pendapat DPR lain, bahwa terpidana percobaan diketercualikan. Kalau KPU tidak,” jelasnya.

Bagi KPU RI, terang Juri, jika mantan terpidana telah menyelesaikan masa hukuman sekurang-kurangnya 5 tahun, maka langsung boleh mencalonkan diri tanpa adanya persyarat tambahan.

“Minimal 5 tahun keluar kurangan, itu langsung boleh nyalon,” tegasnya.

Tetapi bagaiamana yang belum hingga 5 tahun? Juri menerangkan, jika belum sehingga akan ada syarat tambahan yakni mengakui bahwa telah menjadi mantan narapidana ke publik. “Ya harus lengkapi persyaratan tambahan,” pungkasnya.(GWA)

Comments
Loading...