Jambret Beraksi di Siang Bolong, Mahasiswi Al-Maarif Way Kanan Menjadi Korban

MENARAnews, Way Kanan (Lampung) – Priska Indah (18) mahasiswi Al- Maarif dijambret saat pulang kuliah di Kampung Setia Negara Kecamatan Baradatu, Sabtu 3 september 2016 Pukul 13:30 WIB.

Korban yang membawa sepeda motor berboncengan di Jln. Sriwijaya Kampung Setianegara, sudah merasa curiga dengan adanya kendaraan yang mengikuti mereka. Setelah menghampiri korban, pelaku langsung merampas tas yang dibawa korban yang berisi satu buah telepon genggam, uang berjumlah Rp. 20.000, surat-surat sekolah serta kartu identitas korban.

Setelah tahu bahwa tas milik korban dirampas oleh pelaku, korban langsung menjerit meminta tolong dan pelaku langsung kabur membawa tas Korban.

Salah seorang warga, Ahmat Nurhayat (25) warga Setia Negara yang mendengar teriakan korban langsung mengejar pelaku yang membawa sepeda motor. Nurhayat berhasil mendapatkan pelaku di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu. Pelaku berhasil dilumpuhkan dengan cara menyerempet kendaraan pelaku hinga pelaku terjatuh dari kendaraan. Setelah Pelaku terjatuh Nurhayat meminta bantuan kepada warga setempat untuk menangkap pelaku dan melaporkan ke Polsek Baradatu. Polisi langsung menjemput pelaku yang sudah diamankan warga Tiuh Balak.

Pelaku penjambretan tersebut berjumlah dua orang berinisial ED dan ER, warga Kampung Curup Patah Kecamatan Gunung Labuhan Way Kanan, Lampung.

Kapolsek Baradatu yang di wakili oleh Ipda Erwin selaku Kanit Reskrim Polsek Baradatu membenarkan kronologis penangkapan kedua pelaku penjambretan di Kampung Setia Negara. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 tentang kekerasan dan perampasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Saat ini pelaku di amankan di Polsek Baradatu untuk pemeriksaan lebih lanjut.(DA)

Comments
Loading...