Ini Rencana Delapan Sasaran RPJMD Kalteng 2016-2021

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sejumlah permasalahan utama dalam Pembangunan Daerah Provinsi Kalteng diantaranya yakni masih rendahnya daya saing perekonomian potensi daerah, ketersedian infrastruktur dan aksesbilitas yang belum memadai, belum optimalnya tata kelola Pemerintah Daerah, rendahnya daya saing SDM serta Degredasi kwalitas lingkungan hidup mempengaruhi pencapaian kesejahteraan dan pemerataan di wilayah Kalteng. Permasalahan ini menjadi catatan untuk disesuaikan dengan visi misi dan program kepala daerah yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng 2016-2021.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalteng, Herson B. Aden menjelaskan, tahapan penyusunan RPJMD diawali dengan penyusunan rancangan awal seperti konsultasi publik, penyampaian awal RPJMD kepada DPRD untuk dikonsultasikan, selanjunya penyusunan rancangan, musrembang, dilanjutkan dengan perumusan dan peyusunan rancangan akhir dan penetapan RPJMD. Saat ini kita masih dalam tahap konsultasi publik.

“Visi RPJMD Provinsi Kalteng lima tahun kedepan adalah Kalimantan Tengah maju, mandiri, dan adil untuk kesejahteraan segenap masyarakat menuju Kalteng BERKAH (Bermartabat, Elok Religius, Kuat, Aman dan Harmonis)” jelas Herson dalam penyampaianya pada kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Provinsi Kalteng 2016-2021 yang dilaksanakan di aula Bappeda Provinsi Kalteng, Rabu (14/09/2016)

Permasalahan pembangunan seperti masih rendahnya daya saing perekonomian potensi daerah, dikatakanya ada dua misi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah yakni melakukan pengolahan sumber daya air, pesisir dan pantai dan juga pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi serta penurunan tingkat kemiskinan.

Terkait masalah infrastruktur, misi pemerintah daerah kedepan yakni pengolahan infrastruktur, pemantapan tata ruang wilayah Provinsi Kalteng.  Terkait persoalan belum optimalnya pelaksanaan tata kelola pemerintah yang baik, misi Pemerintah kedepan adalah Pemantapan tata kelola Pemerintah Daerah, dan Pengelolaan Pendapatan Daerah.

“Untuk menyelesaikan rendahnya daya saing SDM dan degradasi kualitas lingkungan hidup, pemerintah daerah akan melakukan peningkatan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan prawisata serta pengolahan lingkungan hidup dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada,” jelasnya menambahkan.

Dijelaskannya lebih dalam, sasaran lima tahun kedepan terdiri dari, pertama pemantapan tata ruang wilayah Provinsi Kalteng, sasarannya terealisasi perencanaan tata ruang yang akomodif dan konsisten. Kedua Pengolaan infrastruktur dengan sasaran meningkatkan konektivitas antar daerah. Ketiga Pengolahan sumber daya air,pesisir dan pantai sasaran lima tahun kedepan yakni meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Ke empat pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi, pengetasan kemiskinan sasaran lima tahun kedepan yakni menigkatnya pemertaan kesejahteraan masyarakat serta meningkatnya daya beli masyarakat. Kelima pemantapan tata kelola pemerintah daerah yang profersional, adil dan anti korupsi sasaran lima tahun kedepan yakni terwujudnya pemerintah yang bersih dan bebas KKN, peningkatan kwalitas pelayanan publik, dan meningkatkan nya kapasitas dan akuntabilitas kinerja aparatur pemerintahan.

Keenam pendidikan, kesehatan dan sosial budaya sasaran lima tahun kedepan yakni meningkatkan kwalitas pendidikan, meningkatnya derajat kesegatan masyarakat serta terpasarkanya destinasi wisata. Ketujuh pengolahan lingkungan hidup dan sumber daya alam, sasaranya yakni meningkatnya kualitas lingkungan hidup.

“Yang terakhir pengolahan pendapatan daerah dengan sasaran meningkatnya pendapatan asli daerah,” tutupnya. (Arliandie)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...