HKSN 2016, Ini Program Kemensos Yang Dilaksanakan di Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Event Nasional Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang dilaksanakan tanggal 20 Desember 2016 nanti akan dipusatkan di wilayah Provinsi Kalteng tepatnya Kota Palangka Raya yang nantinya akan diikuti seluruh Dinas Sosial Provinsi Se-Indonesia.

Guna memantapkan pelaksanakan kegiatan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial Provinsi Kalteng melaksanakan kegiatan rapat koordinasi dengan Panitia Pelaksana HKSN Pusat yang dihadiri langsung oleh Margiono selaku Ketua Umum Panitia HKSN Pusat beserta rombongan, dan juga seluruh SKPD dan FKPD jajaran Provinsi Kalteng dan Kelapa Dinas Sosial Se-Kalteng, Senin (19/09/2016) di Aula Eka Hapakat Kota Palangka Raya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Guntur Talajan yang juga selaku Ketua Harian Panitia Daerah HKSN menyampaikan, Pemerintah Daerah selaku Tuan Rumah secara keseluruhan sudah siap sebagai tuan rumah pelaksanaan HKSN tahun 2016.

“Kegiatan akan dipusatkan di Kota Palangka Raya tepatnya di lapangan Sanaman Mantikei, dimana pelaksanaan HKSN tahun 2015 sebelumnya dilaksanakan di Kupang Nusa Tenggara Timur. Mengenai Anggaran, dana sharing Pemerintah Provinsi Kalteng kurang lebih Rp.1 Miliar dan informasinya juga ada dana sharing dari Pemerintah Pusat” jelas Guntur.

Melalui sambutanya, Dia menginformasikan, Ada beberapa Program kegiatan yang bersumber langsung dari dana Kementrian Sosial yang saat ini tengah dilaksanakan, seperti program kegiatan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTUH) sebanyak 595 unit di sejumlah Kabupaten seperti Katingan, Palangka Raya, Gunung Mas, Kotawaringin Timur, Kapuas dan Pulang Pisau dengan total anggaran Rp.8,925 Miliar.

Lanjutnya, Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tahun 2016 sebanyak 136 KUBE di tiga Kabupaten yakni Palangka Raya, Lamandau, dan Kapuas dengan total anggaran sebesar Rp. 3 Miliar. Sedangkan untuk program KUBE yang bersumber dari anggaran APBD Provinsi Kalteng Tahun 2016 sebesar Rp.2,720 Miliar diperuntukkan pada 136 KUBE di Delapan Kabupaten di Kalteng. Seperti, Kabupaten Katingan 3 KUBE dengan anggaran Rp.60 Juta, Gunung Mas 20 KUBE dengan anggaran Rp.400 Juta, Kapuas 25 KUBE dengan anggaran Rp.500 Juta, Kotawaringin Timur 20 KUBE dengan anggaran Rp.400 Juta, Lamandau 25 KUBE dengan anggaran Rp.500 Juta, Kotawaringin Barat 20 KUBE anggaran Rp.400 Juta, Barito Selatan 3 KUBE dengan anggaran Rp.60 Juta dan Kabupaten Barito Timur 20 KUBE dengan anggaran Rp.400 Juta.

“Program ini sudah proses administrasi yang nantinya akan langsung diserahkan oleh Pemerintah Pusat ke rekening rumah tangga sasaran. Dan tadi juga kita ada usulan dana hibah dan saat ini sedang diproses” pungkasnya.

Adapun usulan dana hibah yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat adalah pemberian sembako sebanyak 2.315 paket, sandang sebanyak 2.535 paket, pakaian seragam sekolah sebanyak 2.406 paket, dan alat bantu penyandang disabilitas sebanyak 114 paket.

Ketua Umum Pelaksana HKNS Pusat, Margiono dalam sambutanya menyampaikan, berdasarkan hasil pemaparan terkait kesiapan Pemerintah Daerah sendiri, tidak ada yang perlu dijelaskan lagi, dengan alasan kesiapan yang nantinya akan dilaksanakan sudah disampaikan secara rinci.

“Agendanya sudah jelas, dananya sudah jelas sampai Rp.1 Miliar, tapi dana yang bukan berbentuk uang juga sudah pasti lebih besar dari pada itu. Kalimantan Tengah akan menjadi tuan rumah pada event nasional yang sangat besar tahun ini” jelas Margiono yang juga selaku ketua PWI Puasat ini.

Dijelaskanya, dengan terlaksanaya kegiatan HKSN sendiri, Provinsi Kalteng nantinya akan menjadi simbol Kesetiakawanan menuju kesejahteraan masyarakat. semangat dan roh dari kegiatan HKSN nantinya akan diwujudkan dalam program-program yang kongkrit, nyata dan memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kalimantan Tengah.

“Kita punya jadwal untuk Pak Persiden RI, dan kita ingin pak Presiden RI bapak Joko Widodo nantinya akan hadir pada kegiatan puncak acara tanggal 20 Desember 2016 di Kalteng. Kita berharap beliau juga hadir pada kegiatan silaturahmi Kebangsaan yang nantinya akan hadir juga tokoh masyarakat, agama, suku ras dan lain sebagainya sebagai simbol keragaman dan kebersamaan kita,” tutupnya. (Arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...