Gubernur Tekankan Investor dan Pengusaha Ikut Tingkatkan PAD Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sudah tiga bulan menjabat sebagai Gubenur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menilai kinerja jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng sudah membaik, namun masih perlu peningkatan terutama dalam pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan pemaskukan PAD dari investor yang ada di Kalteng.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran saat mengelar sidak lapangan di sejumlah SKPD seperti di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kalteng, Badan Pertahanan Nasional (BPN) Provinsi Kalteng, dan Bank Pembangunan Kalteng, Senin (05/09/2016) di Palangka Raya.

“Mengenai pelayanan memang agak mendingan lah. Tetap kita harus bekerja dan terus bekerja, dan buatlah masyarakat yang membayar pajak seperti raja, karena dari pajak itu nanti akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pembangunan Kalteng kedepan, baik segi peningkatan SDM, kesehatan dan lain sebagainya,” jelas Sugianto diwawancarai.

Dia menjelaskan, selama kepemimpinannya sebagai Gubernur Kalteng periode 2016-2021, lebih fokus terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti melakukan kesepakatan dengan perusahaan baik di sektor pertambangan, perkebunan, Kehutanan dan lainnya.

Dari hasil kesepakatan tersebut, imbuh Sugianto menambahakan, saat ini sudah ada beberapa investor yang membuka rekeningnya di Bank Kalteng, dan ini tetap akan terus dilakukan sebagai upaya agar pihak investor yang melakukan aktifitas di Kalteng memenuhi kewajibannya kepada daerah.

“Kita tidak menargetkan berapa kenaikan PAD Kalteng, yang penting kita kerja dulu. Dan yang paling penting jangan sampai pihak perusahaan yang ada tidak membayar pajak di Kalteng, terus menggunakan plat nomor daerah (Kalteng, red) agar pajak bagi hasil dapat ditingkatingkatkan lagi.” jelasnya kembali menambahkan.

Disinggung mengenai hasil sidak di Bank Kalteng sendiri, Sugianto menambahakan, sejauh ini SDM dan sistem yang ada di Bank Kalteng sudah memadai dan sudah ada perbaikan-perbaikan. Intinya bagaimana pengusaha atau investor bisa menabung di Bank Kalteng.

“Bagi pengusaha yang tidak mengindahkan kebutuhan daerah, ketika nantinya perusahaan bermasalah, ya hati-hati.” tegasnya.

Disisi lain, salah satu nasabah di Bank Kalteng, Irwansyah, menginginkan Bank Kalteng meningkatkan pelayanan tehadap masyarakat, khususnya kepada mahasiswa yang menggunakan sistem pembayaran perkuliahan di Bank Kalteng.

“Kan gini mas, kalau mahasiawa itu sekali bayar SPP sekolah langsung membeludak, dan kita terpaksa harus mengantri. Tak heran kita bisa mengantri sampai seharian itu di bank lain. Kalau di Bank Kalteng kita berharap tidak demikian.” tutupnya. (Arliandie)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...