Bupati OI Non Aktif Hanya Divonis 6 Bulan Rehab

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Bupati Ogan Ilir (OI) non aktif AW Nofiadi Mawardi alias Ofi terdakwa penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Selasa (13/9) hanya divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Palembang dengan hukuman Rehabilitasi (Rehab) selama 6 bulan.

Vonis Ofi dibacakan Majelis Hakim yang diketuai Ahmad Ardianda Patria SH Mhum.

Dikatakan hakim, setelah menghadirkan saksi-saksi serta barang bukti dipersidangan maka dengan ini pihaknya selaku Majelis Hakim memvonis terdakwa  AW Nofiadi Mawardi dengan Pasal 127 huruf a ayat 1 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman rehabilitasi selama 6 bulan.

“Dengan ini kami Majelis Hakim PN Palembang menjatuhkan hukuman kepada tersakwa AW Nofiandi dengan hukuman 6 bulan rehab di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. Dimana masa hukuman ini akan dikurangi masa rehab yang telah dijalani Nofiadi sejak ditahan BNN RI dan direhab di Lido. Selain itu, terdakwa Ofi juga dibebankan biaya persidangan sebesar Rp 5 ribu,” tutup hakim.

Vonis rehab yang diberikan Majelis Hakim dikarenakan dalam dugaan kasus ini BNN RI tidak mendapatkan barang bukti narkoba, saat melakukan penyergapan dan penangkapan Ofi bersama dua rekannya yakni, Murdani (petugas Sat Pol PP) dan Faisol Roche alias Ican (PNS Rumah Sakit Ernaldi Bahar) di kediaman Ofi Jalan Musyawarah Kelurhan Karang Jaya Gandus, beberapa waktu yang lalu.

Selain telah memvonis AW Nofiadi, dalam sidang yang sama dan berkas perkara terpisah Ketua Majelis Hakim Ahmad Ardianda Patria SH Mhum juga memvonis dua rekan Bupati OI non aktif yakni, terdakwa Murdani dan Faisol Roche alias Ican.

Dalam persidangan keduanya juga divonis dengan dengan Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang hukumannya juga 6 bulan rehabilitasi.

Sementara Febuar Rahman, Kuasa Hukum ketiga terdakwa mengungkapkan, pihaknya menerima  vonis hakim yang telah dijatuhkan terhadap Ofi dan dua rekannya.

“Ya kita terima, bahkan JPU juga terima. Jadi, kita tidak melakukan banding,” ujarnya.

Sedangkan untuk gugatan PTUN, Kata dia, awalnya pihaknya memang telah memengalahkan Mendagri terkait pemberhentian AW Nofiandi sebagai Bupati OI. Namun saat ini Mendagri melakukan banding.

“Jadi untuk status bupatinya masih dalam proses banding, kita tunggu saja hasilnya nanti. Kami mohon doa nya, agar kami memenangkan gugatan ini sehingga AW Nofiadi nantinya bisa kembali menjadi Bupati OI,” pungkasnya.  (SI)

Comments
Loading...