AMAN Sumut Dorong Peran Perempuan Perjuangkan Hak Masyarakat Adat

MENARAnews, Medan (Sumut) – Perempuan AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) Sumatera Utara laksanakan konsolidasi perempuan adat di Kampung Tanjung Gusta, Hamparan Perak, Deli Serdang, Minggu (4/9/2016). Konsolidasi ini dilaksanakan dalam rangka menuju Kongres AMAN V yang akan diselenggarakan pada Maret 2017 di Sumatera Utara.

Kongres tersebut dihadiri oleh 75 orang perempuan dari 9 kampung yang tersebar di 4 Pengurus Daerah (PD) AMAN Sumut, diantaranya Kampong Bandar Setia, Kampong Menteng, Kampong Saentis, Kampong Terjun, Kampung Tamjung Gusta, Kampong Secanggang, Kampong Klambir, Kampong Bandar Klippa, Kampong Batu Gajah.

Ketua Umum Perempuan AMAN, Devi Anggraini menyebutkan bahwa masyarakat adat merupakan kelompok rentan, dimana perempuan adat posisinya jauh lebih rentan dan terpinggirkan.

“Perempuan adat harus mengkonsolidasikan dirinya dalam organisasi perempuan adat yang kuat dalam mendorong memperjuangkan wilayah adatnya sekaligus mendorong pemenuhan, perlindungan dan pengakuan hak-hak masyarakat adat. Posisi Perempuan adat ini merupakan sayap organisasi dari AMAN,” ujar Devi.

Hadir dalam pembukaan DAMMANAS Region Sumatera Alfi Syahrin, Ketua Umum Kongres AMAN V, Aman Tano Batak Reni Ruth Aruan dan Wina Khairina dari HaRI. Acara dibuka Ketua Kampung Kampung Abrar Surbakti dan diramaikan dengan tari-tarian anak-anak dan muda-mudi Rakyat Penunggu Kampung Tanjung Gusta.

Kegiatan konsolidasi ini akan dilaksanakan selama 2 hari pada 4-5 September 2016. Anna Tarigan, perempuan adat dari Kampung Klambir bilang kalau dirinya sangat senang bisa berkumpul bersama perempuan-perempuan adat dari berbagai kampung dan sangat bersemangat  untuk membangun organisasi perempuan adat di Sumut. (Ded)

Comments
Loading...