Aktivis GSM Minta Calon Walikota Banda Aceh Perhatikan Seniman Muda

MENARAnews, Banda Aceh (Aceh) – Ketua Gerakan Seniman Muda (GSM) untuk Banda Aceh Baru, Aditya melakukan pertemuan dengan salah satu Calon Walikota Banda Aceh periode 2017 – 2022, H. Aminullah Usman, Kamis Malam (15/9) di Dhapu Kupi, Banda Aceh. Pertemuan yang berlangsung santai tersebut juga dihadiri tiga Anggota DPRK Banda Aceh antara lain Abdul Rafur, Mahyiddin dan Heri Julius yang juga merupakan Wakil Ketua DPRK Banda Aceh.

“Pertemuan itu tidaklah disengaja, namun Alhamdulillah saya sudah menyampaikan harapan para seniman muda dalam deklarasi gerakan ini pada Maret 2016 lalu”, terang Aditya yang juga merupakan seorang seniman extreme magician.

Sebelumnya, dirinya pernah mengeluarkan statement akan segera melakukan konsolidasi kepada para Calon Walikota terkait visi dan misi untuk seniman muda di Kota Banda Aceh. Apabila visi dan misi sesuai dengan yang diharapkan, maka seluruh tim di dalam gerakan ini akan mendukung pemenangan calon tersebut.

“Kita ingin Walikota Banda Aceh kedepan dapat memperhatikan para seniman muda di Banda Aceh. Saat ini sangat banyak seniman di Banda Aceh yang terdiri dari para anak muda, mereka memiliki karya-karya yang sangat luar biasa dan harus diberi ruang apresiasi di Kota ini, namun yang kita lihat hari ini, Pemerintah Kota Banda Aceh kurang memberikan perhatian untuk para seniman-seniman muda,” jelas Aditya.

Namun saat dikonfirmasi terkait dukungannya terhadap pasangan Aminullah Usman – Zainal Arifin pada Pilkada Kota Banda Aceh mendatang, pihaknya belum menyatakan secara terbuka akan mendukung pasangan tersebut.

“Bang Carlos sangat merespon dengan baik apa yang saya sampaikan, namun kalau untuk dukungan, tentunya kita ingin mendukung pasangan bakal calon yang memang sesuai dengan isi deklrasi kita namun Insya Allah beberapa hari kemudian, saya bersama teman-teman di gerakan ini akan mengumumkan secara resmi terkait dukungan kita kemana”, terangnya.

“Yang perlu saya tegaskan, ini adalah gerakan yang dibentuk untuk meminta Pemimpin Banda Aceh kedepan agar melihat karya-karya nyata para anak muda di Kota ini, sangat banyak seniman kita yang terdiri dari para anak muda creative, namun sayangnya hari ini mereka seperti kehilangan jati dirinya, sangat kurang ruang apresiasi yang diberikan, oleh karena itu kita harapkan pada Pemimpin kedepan, berikanlah ruang apresiasi kepada para seniman muda dan janganlah mengkotak-kotakan seniman muda, perhatikan para SDM creative ini, kalau bukan Pemerintah yang perhatikan, siapa lagi,” tutur Ketua Aceh Volunteer Sosial Media tersebut.(RF)

Comments
Loading...