22 Ribu Warga Tebo Terancam Tidak Memilih

MENARAnews, Jambi – Ribuan warga Kabupaten Tebo terancam tidak mempunyai hak pilih pada Pilkada 2017 mendatang. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak warga Tebo yang belum mengantongi KTP Elektronik (e-KTP).

Komisioner KPU Tebo, Ahdiyenti, saat dikonfirmasi mengatakan, terancam tidak mempunyai hak pilih itu dikarenakan adanya perubahan undang-undang Nomor 10 tahun 2016 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 yaitu warga yang didata untuk menjadi calon pemilih hanya mempunyai e-KTP atau surat keterangan dari Dukcapil.

“Bahwa sesuai perubahan UU tersebut warga yang berhak mencoblos (Punya hak pilih_red) harus mempunyai e-KTP. Sedangkan tanda pengenal lainnya tidak berlaku,” jelasnya.

Lanjutnya, dengan adanya UU tersebut mau tidak mau warga harus punya e-KTP, kalau tidak punya ya tidak berhak memilih, kecuali KTP nya masih dalam proses pembuatan dan ada surat keterangan dari Dukcapil.

“Kemarin saya koordinasi dengan Dukcapil Tebo, masih terdapat 22 ribu warga Tebo yang belum melakukan perekaman e-KTP, sementara data terakhir dari KPU pada Pilgub 9 Desember 2015 lalu sebanyak 235.782 mata pilih,” jelasnya.

Dirinya berharap kepada warga Tebo untuk menyisihkan waktunya untuk membuat e-KTP. Dan dirinya juga meyakini bahwa angka tersebut bisa ditekan karena saat ini Dukcapil juga tengah melakukan perekaman e-KTP.

“Kita minta warga dapat meluangkan waktunya sedikit untuk dapat membuat KTP,” harapnya. (GWA)

Comments
Loading...