http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

WPNA dan SNMP Akan Gelar Aksi Peringati Lahirnya Perjanjian New York

MENARAnews, Jayapura (Papua) – West Papua National Authority (WPNA) bekerja sama dengan Solidaritas Nasional Mahasiswa Papua (SNMP) dan Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) akan memperingati lahirnya perjanjian New York.

“Kami akan memperingati lahirnya Perjanjian New York yang di teken oleh pihak internasional dimana melibatkan Indonesia, Amerika, Belanda dan juga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengatur sebuah perjanjian pada level internasional yang kita kenal dengan perjanjian New York yang kemudian itu menjadi cikal bakal pelaksanaan Pepera di tahun 1969 di seluruh tanah Papua.” kata Jack wanggai, Juru bicara Perdana Menteri NRFPB/ jubir WPNA, saat menggelar jumpa pers di Abepura, Kamis (11/8/16).

Dikatakan, Aksi yang akan kami gelar pada tanggal 15 Agustus 2016 adalah merupakan sebuah kontrol publik rakyat Papua kepada Pemerintah rezim Indonesia dan pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang merupakan suku bangsa papua dimana perjanjian ini merupakan pintu masuk proses pelanggaran Ham terbesar di tanah Papua.

“Karena perjanjian New York pada tahun 1962 pertama tidak melibatkan masyarakat Papua atau elit politik orang Papua sebagai pemilik hak ulayat tanah Papua itu sebuah proses pelanggaran hak asasi manusia pertama kali yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, Amerika, Belanda dan PBB.” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pada tanggal 15 Agustus 2016 Solidaritas Nasional Mahasiswa Papua, NRFPB akan melaksanakan aksi serentak di beberapa Kota termasuk di Kota Jayapura, Manokwari, Yapen Waropen maupun kota-kota lain. Aksi ini akan diatur dalam beberapa versi, ada aksi yang berbentuk ibadah syukur, siaran pers dan juga dalam bentuk longmarch.

“Disini kami juga sampaikan kepada seluruh rakyat Papua/ras melanesia yang ada di Jayapura agar bisa melibatkan dirinya dan kemudian mengikuti aksi damai ini untuk kita peringati lahirnya Perjanjian New York Agrement yang merupakan pintu masuk pelanggaran ham terbesar di tanah Papua.” ucapnya.

Sementara itu, Sius Ayumi Kordinator aksi dan Kepala Unit Kampanye dan diplomasi dalam negeri WPNA, mengatakan bahwa tujuan dari aksi damai ini adalah untuk mengingatkan kembali bagi yang terlibat Pepera 1969 khususnya Amerika terkait masalah Papua dan Belanda harus ada reviuw atau revisi dan meninjau kembali karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip internasional.

“Kami meminta untuk segera mencabut hasil Pepera 1969 sebab itu kami anggap pelanggaran ham dan pelanggaran politik bagi rakyat Papua,” katanya.

Sebagai koorlap umum aksi dirinya menghimbau seluruh penduduk kota Jayapura untuk turun ke jalan tanpa gentar sebab sejarah Pepera itu akan hilang dan sejarah bangsa Papua juga akan hilang sebab itu nanti tanggal 15 Agustus kita peringati sebagai hari penting bagi orang asli Papua.

“Untuk pihak Keamanan aksi ini bertujuan tidak untuk menggagalkan maksud NKRI tetapi bagaimana kita mengapresiasi jalannya wujud demokrasi Indonesia di Papua. Kalau besok aksi berjalan aman maka kita sangat mengapresiasi atas keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga jalannya demokrasi.” tutupnya. (Surya).

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,143PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.