Wartawati ini Pingsan saat Cerita Kronologis Kekerasan dan Pelecehan Seksual oleh TNI AU

MENARAnews, Medan (Sumut) – DE alias A (25), wartawati yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual oleh sejumlah oknum TNI AU Lanud Soewondo saat bentrokan pecah di Sari Rejo, jatuh pingsan saat melaporkan kasusnya di Markas Polisi Militer Lanud Soewondo, Kamis (25/08/2016). 

DE jatuh pingsan saat menerangkan kronologis kekerasan dan pelecehan seksual yang dialaminya saat melakukan tugas jurnalistik.

“Tadi sempat diminta untuk menerangkan kronologisnya. Ketika diminta menceritakan bagaimana ia dilecehkan, disitu DE langsung drop,” ungkap kuasa hukum DE, Aidil Aditya dari LBH Medan.

DE diduga pingsan dan tak sadarkan diri karena masih trauma berat atas insiden yang menimpanya.

“DE ini trauma berat dengan kejadian yang dialaminya. Ia tak kuasa mengingat pelecehan kemarin,” ungkapnya.

Pemeriksaan sempat tertunda untuk beberapa saat. Namun setelah DE sadar, pemeriksaan kembali dilanjutkan.

Diberitakan sebelumnya, wartawati salah satu media online di Kota Medan DE mendapat tindak kekerasan dan pelecehan seksual oleh oknum TNI AU. DE saat itu sedang meliput bentrokan antara warga dengan TNI AU.

“Ketika saya sedang merekam pakai handycam di Jalan Teratai, Sari Rejo  tiba-tiba saya ditarik dari belakang dan handycam saya dirampas dan dirusak. Saya bahkan dimaki dengan kata-kata kotor. Lalu seorang anggota TNI AU bemarga Sinaga mengancam akan memasukan pentungan ke dalam kemaluan saya,” ujar DE beberapa waktu lalu.

DE juga sempat dibawa orangtuanya keluar kota untuk menghilangkan trauma (yug)

Comments
Loading...