spot_img

Terjadi Insiden Penembakan, Kapolres Aceh Timur: Tidak Ditemukan Peluru ataupun Bekas Tembakan di TKP

MENARAnews, Aceh Timur (Aceh) – Seorang anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Idi, Kabupaten Aceh Timur atas nama Ridwan Usman alias Nawan (40) menjadi korban aksi penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK), Minggu (21/08/2016) 23.30 WIB.

Insiden tersebut terjadi saat Nawan dalam perjalanan pulang dari Posko Partai Aceh menggunakan mobil Avanza putih menuju ke rumahnya di Gampong Kuala Peundawa Puntong, Kecamatan Idi Rayeuk. Beruntung, dirinya tidak terluka akibat peristiwa tersebut.

“Baru sekitar 30 meter saya meninggalkan Posko PA, saya mendengar suara tembakan beberapa kali. Saya langsung loncat dari mobil menuju semak-semak untuk sembunyi. Waktu keadaan sudah aman, saya langsung pulang ke rumah,” ungkap Nawan.

Memperoleh laporan peristiwa tersebut, Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum langsung memerintahkan Kapolsek Idi Rayeuk, Sat Intelkam dan Satreskrim untuk memastikan kebenaran peristiwa tadi dengan melakukan olah TKP sekaligus meminta keterangan para saksi.

“Polsek Idi Rayeuk dengan dibantu Anggota Sat Reskrim dan Anggota Satintelkam malam itu juga kami perintahkan untuk melakukan penyelidikan, karena Nawan hingga saat ini belum membuat Laporan Polisi (LP),” jelas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, suara letusan tersebut belum bisa dipastikan apakah berasal dari senjata atau benda lain seperti petasan. Hal tersebut dikarenakan kondisi yang gelap pada malam hari dan ditambah dari hasil olah TKP tidak ditemukannya selongsong peluru baik di sekitar lokasi maupun di mobil Nawan.

“Hasil oleh TKP kami tidak menemukan selongsong peluru ataupun lubang bekas tembakan. Bisa jadi suara tembakan tersebut berasal dari petasan, bukan dari senjata api. Meski demikian, kami terus mendalami kejadian tersebut hingga saat ini,” sambungnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk dapat tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa karena pihaknya akan terus mendalami peristiwa tersebut.

“Masyarakat tidak perlu panik atas kejadian tersebut dan laksanakanlah kegiatan sebagaimana biasanya karena peristiwa tersebut tidak terkait kriminalitas.  Sampai detik ini belum ada laporan polisi yang dibuat oleh pihak yang merasa dirugikan atau disakiti atas peristiwa tersebut,” pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum. (AB)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles