Sosok Ivan Pelaku Teror Bom Dikenal Pendiam dan Jarang Bergaul

MENARAnews, Medan (Sumut) – Percobaan bom bunuh diri oleh seorang pemuda bernama Ivan Armadi Hasugian (18) warga Jalan Setia Budi, Gang Sehati No. 26, Lingkungan XI, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang di Gereja Katolik St. Yosep Jalan Dr. Mansyur No. 75, Kecamatan Medan Selayang membuat warga Medan geger.

Pasalnya, pemuda yang Masih brumur 18 tahun ini mencoba menyerang Pastor Albert Pandiangan (61) saat membacakan injil pada misa tadi pagi. Ivan berlari menyerang ke arah altar tempat pastor berdiri, namun aksinya berhasil digagalkan oleh umat gereja.

Mencoba menelusuri latarbelakang Ivan, MENARAnews.com mendatangi lingkungan rumah kediaman Ivan. Tampak rumah Ivan berpagar hitam itu diberi batas garis polisi dan dijaga ketat oleh petugas gabungan TNI Polri.

Pengakuan salah seorang warga yang juga tetangga tersangka kepada awak media, Ivan merupakan sosok pendiam dan jarang bergaul.

“Yang saya tahu tersangka (Ivan-red) itu orangnya pendiam dan jarang bergaul. Dia itu orangnya tertutup dan jarang saya lihat bergaul dengan teman-temannya yang main kerumahnya ini,” beber Siagian kepada wartawan.

Sebelumnya, Siagian mengakui bahwa sebelum kejadian peecobaan bunuh diri Ivan, dari rumah tersangka sempat mendengar suara ledakan keras dari diduga dari lantai dua rumahnya pada Sabtu (27/8/2016) pagi.

“Ada terdengar suara ledakan dari rumahnya semalam (Sabtu-red) pagi. Saya kira itu ban meledak, karena suaranya mirip ban meledak. Sampai kabar tadi sama Saya, dapat kabar dari internet bahwa dirinya (Ivan-red) merupakan pelaku aksi teror bom itu, barulah kami sadar kalau ledakan semalam mungkin masih uji coba,” jelas Siagian.

Diketahui tersangka yang juga alumni SMA Negeri 4 Medan ini merupakan anak yang cerdas.

“Orangnya termasuk cerdas dan pintar, kalau bergaul memang jarang kami lihat. Tapi dia juga termasuk orang yang taat ibadah juga setahu kami. Sama pemuda sini juga jarang bergaul,” jelas Erik yang juga tetangga tersangka.

Kondisi saat ini Gereja Katolik St. Yosep masih dijaga aparat keamanan satuan Brimob Medan. Sempat terjadi kemacetan lalu lintas karena banyak warga yang ingin melihat lokasi secara langsung dan tersangka saat ini diamankan ke Polresta Medan. (Ded)

Comments
Loading...