Sinode GPM: Tanggung Jawab Bergereja Harus Dibangun Warga GPM

MENARAnews, Ambon (Maluku) – Seluruh warga Gereja Protestan Maluku (GPM) harus membangun tanggung jawab pelayanan bergereja sehingga dapat pulah mambangun Maluku dan Malut.

Hal ini diharapkan, Sekum MPH Sinode GPM, pendeta E.T Maspaitella, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (30/8/16).

Ia mengatakan, HUT GPM ke-81 yang akan digelar 6 September 2016 mendatang ini dibawa sorotan tema” bersyukurlah dan terus menabur benih-benih injil kehidupan, Mazmur 126 ayat 5 dan 6.

“Motivasi GPM dengan tema tersebut, yakni mengajak umat untuk tetap mensukuri karya tuhan yang telah menyertai gereja sehingga telah sampai di delapan decade pelayanan,” jelasnya.

Motivasi bersyukur itu, menurutnya berkaitan langsung dengan limpahan berkat tuhan yang selama ini diberikan Tuhan kepada seluruh umat kususnya kepada Maluku dan Maluku Utara sebagai daerah atau Negeri yang kaya dan mengandung segala macam potensi sumber kekayaannya yang harus disyukuri sebagai berkat Tuhan kepada kesejahteraan rakyat.

“Sebab itu seluruh Umat GPM mampu dan dapat mengelolah berkat tuhan dengan saling bertanggung jawab sambil memeliarah kehutuan dan alam,” ujarnya.

Kata Maspaitella, beni-beni injil yang dimaksudkan dalam nuansa syukur GPM itulah yang memanusiakan manusia, injil dalam dimensi yang olistik yaitu injil yang menjumpai orang-orang lema dan sebagai injil yang memulikan hidup manusia termasuk menyadarkan manusia terhadap tanggungjawab terhadap alam semesta ciptahan Tuhan.

“Disisi lain, kita patut bersyukur karena sampai dengan delapan dekade gereja ini, persaudaraan seluruh warga masyarakat Maluku tetap terjalin dan terbina dengan baik sehingga GPM betul-betul ingin membangun Maluku menjadi negeri orang basudara karena sesuai dengan spirit GPM, yakni merawat persaudaraan Maluku untuk bertumbuh memajukan daerah ini,” pungkasnya.(RM)

Comments
Loading...