Sekda Tolikara : Dana Studi Belum Diberikan karena Keterlambatan Administrasi

MENARAnews, Tolikara (Papua) – Tuntutan mahasiswa yang melakukan pemalangan kantor penghubung Pemda Tolikara telah diselesaikan dan semua telah kembali normal, permasalahan terjadi karena masalah administrasi semata. Demikian disampaikan Panus Kogoya selaku Sekda Kabupaten Tolikara saat dikonfirmasi Sabtu (29/8/16).

Dikatakan, seluruh korwil mahasiswa dari semua daerah studi yang ada telah dipanggil ke Karubaga dan telah diberikan pengarahan serta dana untuk melakukan kegiatan korwil serta dana pemondokan di masing-masing daerah studi.

“Pemerintah Daerah Tolikara telah memanggil Korwil dari daerah studi dan memberikan dana kurang lebih sekitar dua miliar untuk dana pemondokan, dana kegiatan korwil serta biaya transportasi kembali ke kota studi masing-masing,” jelas Panus.

Sementara itu untuk biaya studi sedang diatur oleh dinas keuangan dan seharusnya senin atau selasa (hari ini, red) sudah akan ditransfer. Mahasiswa yang mendapatkan dana dari Pemda diatur oleh Bapedda untuk beasiswa studi langka seperti kedokteran dan pilot sementara yang lainnya diatur oleh dinas P dan P.

“Semua dana studi masih dalam proses di dinas keuangan dan seharusnya hari senin atau selasa sudah bisa ditransfer. Berapa jumlahnya dan mahasiswa yang mendapatkan dana nanti akan saya koordinasikan lebih lanjut dengan dinas terkait,” lanjutnya.

Dengan demikian pemalangan kantor penghubung Pemda Tolikara tersebut seharusnya sudah tidak dilanjutkan dan tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk melakukan pemalangan karena semua sudah diselesaikan.

“Ya seharusnya pemalangan sudah tidak ada lagi, kan sudah diselesaikan semua dan diberikan dana oleh Pemda untuk mereka,” tutup sekda. (Rian)

Comments
Loading...