Ratusan Mantan Kombatan GAM Aceh Timur Nyatakan Dukung Nek Tu – Polem

MENARAnews, Aceh Timur (Aceh) – Dukungan demi dukungan terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Ridwan Abubakar (Nek Tu) dan Tgk. Abdul Rani (Polem) pada Pilkada 2017 mendatang.

Pernyataan dukungan kali ini datang dari para mantan kombatan GAM dalam kunjungannya ke Posko Tim Pemenangan Nek Tu – Polem di Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Minggu (28/08/2016).

“Sudah saatnya kami mengambil sikap untuk memilih pemimpin yang bijak. Berdasarkan hasil musyawarah, kami 112 orang mantan pasukan GAM khususnya di Sagoe 05 Idi sepakat untuk bekerja menyukseskan Nek Tu – Polem pada Pilkada mendatang,” ungkap mantan kombatan GAM Sagoe 05 Idi, Yusri atau yang lebih dikenal dengan panggilan Abu Yus.

Yusri mengakui bahwa sebelumnya telah mendukung pemimpin yang salah. Pihaknya berharap agar Nek Tu – Polem dapat berlaku adil dan mengedepankan kesejahteraan masyarakat jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur.

“Kami harap Nek Tu – Polem tidak seperti pemimpin yang sebelumnya kami dukung, namun malah mencampakkan kami. Jika terpilih, kesejahteraan masyarakat adalah fokus utama. Kami tidak mengharapkan imbalan,” pungkas Abu Yus.

Selain itu, Mantan Wakil Penerangan GAM Wilayah Peureulak Tgk. Hasan alias Abu Langsa juga menyatakan dukungannya terhadap Nek Tu – Polem. Bersama 94 orang mantan kombatan GAM Sagoe Peudawa, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan Nek Tu – Polem pada Pilkada 2017.

“Kami akan mengawal Tim Pemenangan Nek Tu – Polem di gampong-gampong dalam wilayah Sagoe Peudawa agar terhindar dari intimidasi pihak tertentu. Tentunya dengan bimbingan dari Nek Tu, kami akan menjaga kesatuan dan persatuan dengan harapan pemilihan kali ini benar-benar jurdil,” tutur Tgk. Hasan.

Juru bicara Tim Pemenangan Nek Tu – Polem, Razali Yusuf membenarkan kedatangan ratusan Mantan Kombatan GAM dari sejumlah Sagoe dalam rangka memberi dukungan terhadap Nek Tu sebagai mantan gurunya semasa konflik.

“Sampai hari ini, bukan dua Sagoe saja yang memberi dukungan kepada Nek Tu – Polem, namun sebanyak 28 Sagoe kombatan GAM Wilayah Peuruelak juga sudah membuat pernyataan dukungan. Menurut saya, sangat wajar mereka memberi dukungan kepada Nek Tu karena pernah menjadi gurunya di masa lalu,” tutup Razali. (AB)

Comments
Loading...