Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan di Jambi

MENARAnews, Jambi – Dalam rangka menindaklanjuti arahan dari hasil Video Coference mendengarkan arahan sejumlah Menteri yang dilaksanakan pada hari Kamis (25/8/2016) lalu, dimana salah satunya membahas terkait permasalahan kebakaran hutan dan lahan, Jumat pagi (26/8/2016) Satgas Karhutla Prov. Jambi menggelar Rapat Koordinasi Siaga Darurat Pengendalian Bencana Asap Akibat Karhutla di Prov. Jambi Tahun 2016 dipimpin oleh Danrem 042/Gapu, Kol. Inf. Refrizal selaku Dansatgas Siaga Karhutla Prov. Jambi di Ruang Rapat Satgs Karhutla.

Saat diwawancarai awak media, Danrem mengungkapkan bahwa rapat ini menjadi agenda rutin bagi satgas karhutla untuk menyelesaikan permasalahan Karhutla di Jambi. Meskipun belakangan ini tidak terdapat titik api di Jambi, namun satgas harus mampu mencegah dan melakukan evaluasi permasalahan karhutla dan memberikan masukan untuk meningkatkan pengamanan.

“Meskipun beberapa hari ini tidak ada titik api di wilayah Prov. Jambi, namun satgas tetap mengadakan patroli, karena ada beberapa kejadian kebakaran yang tidak terdeteksi hotspot namun ada kebakarannya,” ujar Danrem.

Adapun area fokus patroli satgas karhutla di Prov. Jambi antara lain di Kab. Tebo, Tanjabtim, Tanjabbar dan Muaro Jambi.

“Sebenarnya kita siaga di seluruh wilayah, namun untuk dibeberapa kabupaten menjadi perhatian karena sebelumnya pernah ditemukan sejumlah titik api,” tambah Danrem.

Dalam kesempatan ini, Kepala BMKG Stasiun Jambi, Nurangesti mengatakan bahwa jumlah hotspot di Prov. Jambi tahun 2015 sebanyak 6.495 titik sedangkan tahun 2016 hanya 203 titik (sampai dengan 24 Agustus 2016). Sedikitnya jumlah hotspot di Prov. Jambi tahun 2016 ini terbantu karena kondisi curah hujan yang cukup tinggi, sehingga mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan. (DU)

 

Comments
Loading...