Posisi Pejabat Pemko Dinilai Dari Kompetensi

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Menindaklanjuti PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, hampir seluruh Pemerintah Daerah melakukan pengkajian ulang terhadap pejabat dilingkungan pemerintahannya masing – masing.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio  mengatakan, dalam menentukan posisi jabatan pada lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, maka syarat mutlak terpenting yang menjadi kriteria penilaian atau assessment yaitu mencakup kompetensi atau rekam jejak.

“Karena itu dalam penempatan jabatan, tentu harus melalui rekam jejak seseorang ASN yang meliputi assessment kinerja selama melaksanakan tugas dalam aspek, profesionalitas, integritas dan komitmen serta assessment kompetensi,”ungkap Mofit usai membuka uji kompetensi pejabat struktural eselon II, III, dan IV, di Aula LPMP Provinsi Kalteng, Senin (29/08/2016).

Dikatakan, untuk menduduki sebuah jabatan maka uji kompetensi pejabat struktural adalah   syarat mutlak yang diterapkan sebagai sandaran SDM, dan menjadi bahan penilaian dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk menemukan pejabat yang tepat untuk diamanahkan suatu jabatan.

“Ibaratnya seseorang itu berjalan ditempat gelap, tanpa membawa tongkat ia akan sulit menentukan arah, begitu kira-kira gambaran sebuah posisi jabatan yang harus juga membekali diri dengan kompetensi yang sudah teruji melalui assessment,”ucap Mofit.

Ia melanjutkan, uji kompetensi pejabat struktural eselon II, III, dan IVpada saatnya nanti  akan erat hubungannya dengan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang kemungkinan besar akan banyak mengalami perubahan karena harus menyesuaikan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Uji kompetensi ini adalah bagian untuk mendapatkan database para pejabat dalam rangka perubahan tersebut. Dimana pada saat penempatan pejabat harus sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“Memang belum semuannya pejabat strutural telah melalui kompetensi. Saat ini ada yang baru mengikuti, kemudian ada yang dari eselon III ke IV. Lalu dari eselon IV ke eselon II. Semuanya menjadi instrument dari Baperjakat pada saatnya nanti,” tandasnya.

Ditambahkan dia, selain rekam jejak pejabat struktural eselon II, III, dan IV khususnya pada sektor pemerintahan yang saat ini diamati, maka pada saatnya nanti giliran rekam jejak para pendidik atau sektor kepala sekolah harus dilihat pula kompetensi dari assessmennya, mengingat   kelayakan jabatan harus dilakukan dengan berdedikasi tinggi, dan dapat menjadi panutan sesuai hasil uji kompetensi yang akan dipilih dalam menduduki sebuah jabatan.

Adapun uji kompetensi pejabat struktural eselon II, III, dan IV  tersebut, selain diikuti pejabat struktural pada  lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, juga diikuti pejabat struktural pada  lingkup Kepolisian daerah (Polda) Kalteng. Uji mkompetensi tersebut digelar atas kerjasama antara Pemko Palangka raya dengan Polda Kalteng. (Agus Fataroni)

Editor: HIdayat

Comments
Loading...