Pihak Bank Klarifikasi Soal Iuran BPJS yang Diprotes Nasabah

MENARAnews, Medan (Sumut) – Pihak Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Kas Denai mengklarifikasi soal nasabah yang protes karena merasa ditipu saat membayar iuran BPJS. Sebelumnya, wartawan sempat menghubungi Kepala Cabang BTN Medan Slamet. Slamet mengaku baru mendengar kabar tersebut dan akan mengkroscek hal tersebut. 

Selang beberapa saat, Slamet kembali menghubungi via aplikasi Whatsapp. Saiko Putra yang merasa ditipu diarahkan untuk menemui Kepala Kantor Kas BTN Medan Denai.

“Sudah konfirmasi ke bu Ros Kepala Kankan Denai. Bapak bisa ke kantor BTN Denai ketemu bu Ros untuk klarifikasinya,” katanya.

Teller Kankas BTN Dena Sulestari Yulanda yang didampingi Kankas BTN Medan Denai Rosmaida Siregar mengatakan dia sudah bekerja sesuai aturan. Dia juga sudah mengikuti sistem online BTN yang terkoneksi dengan BPJS.

“Saya sudah masukkan nomor bapak ini, ke sistem, nah di sistemnya itu sudah kelihatan di komputer biayanya. Kita kan kerja mengikuti sistem. Ini kita periksa dulu, bisa jadi BPJSnya salah, atau sistem kita sendiri yang salah. Satu bulan saya masukkan, langsung nampak di sistemnya Rp 51 ribu. Ketika lihat dua bulan Rp 70 ribuan, dan tiga bulan Rp 102 ribu. Saya konfirmasi ada tunggakan, bapak ini bilang, ya udalah mbak, bayar aja 102 ribu. Karena sudah dibilang gitu saya masukkan, saya tidak ubah apapun. Ini kesalahpahaman,” terangnya di Kankas BTN Medan Denai, Senin (29/08/2016).

Saat berada disana, sempat terjadi perdebatan antara Saiko dan pihak bank. Namun perdebatan tak berlangsung lama. Saiko Putra yang berprofesi sebagai kameramen TV Nasional mengatakan kesalahan ada pada sistem online yang terkoneksi dengan sistem BPJS.

“Ya kalau seperti itu, kesalahan bukan salah pada Tellernya. Tapi kesalahan pada sistem online BTN dan BPJS. Kenapa tiba-tiba naik iurannya. Harusnya ini yang diperbaiki. Kalau pun ada perubahan, harusnya orang Bank pun tahulah berapa iuran BPJS sebenarnya. Harus ada sosialisasi juga,” pungkasnya. (yug)

Comments
Loading...